Selective Mutism

Selective Mutism

- in Infografik
0
0

Teropongonline, Medan-Kejadian atau peristiwa-peristiwa menyakitkan di masa lalu tentunya sangat mempengaruhi sikap dan keadaan mental di masa depan. Kejadian menyakitkan di masa kecil dapat menimbulkan trauma. Menurut hellosehat.com Trauma merupakan kondisi yang terjadi akibat kejadian atau peristiwa buruk yang menimpa seseorang.

Salah satu akibat atau trauma yang di alami ternyata dapat menimbulkan efek atau dampak seperti gangguan kecemasan, gejala pada gangguan kecemasan salah satunya merupakan selective mutism.

Dikutip dari hellosehat.com Selective mutism atau dikenal sebagai bisu selektif adalah kondisi saat seseorang tidak bisa berbicara pada situasi sosial, kepada orang-orang tertentu mau pun didasari oleh peristiwa traumatic. Sebagai contoh, Anda tidak bisa berbicara saat berada di tempat umum atau kepada orang-orang. Padahal, Anda tidak memiliki masalah dengan berbicara.

Hal tersebut, biasanya terjadi karena ekspektasi untuk berbicara pada saat-saat tertentu menimbulkan perasaan panik yang berlebihan, hingga lidah rasanya kelu dan Anda tidak mampu menggerakkannya. Bukan hanya itu terkadang gejala yang dapat ditemui adalah pengidap selective mutism tidak dapat berbicara karena merasa ada sesuatu yang menyumbat tenggorokannya.

Salah satu contoh kasus pada gangguan selective mutism adalah Lucy Hammond gadis berusia 12 tahun yang berasal dari Inggris. Dia merupakan korban bullying di sekolahnya dan hal itu membuat dia menjadi begitu trauma. Kejadian traumatis tersebut membuat Lucy kehilangan kemampuan berbicaranya di depan semua orang termasuk keluarganya selama 3 tahun.

Tr : Yowana Fadhilah

Design : Marizkya Nabilla

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Website Kursus Online Gratis Bersertifikat

Teropongonline, Medan-Kursus online semakin menjadi andalan untuk meningkatkan keahlian dan