Marie Thomas, Dokter Pertama Perempuan di Indonesia

Marie Thomas, Dokter Pertama Perempuan di Indonesia

- in Artikel
0
0

Teropongonline, Medan-Maria Thomas lahir pada tanggal 17 Februari 1896 di Likupang yang terletak di wilayah Minahasa Utara di Sulawesi Utara. Ayahnya bernama Adriaan Thomas dan ibunya bernama Nicolina Maramis. Ayahnya memiliki karier di militer sehingga keluarganya harus terus pindah ke berbagai daerah di Indonesia. Namun, ini juga memungkinkan Marie untuk mendapat pengalaman sekolah di berbagai sekolah dari Sulawesi hingga Jawa.

Semasa hidupnya, Marie kerap harus berhadapan dan berkompetisi dengan laki-laki. Termasuk di antaranya saat menyelesaikan pendidikan di Sekolah Pendidikan Dokter Hindia Belanda (STOVIA) yang pada awalnya tak menerima perempuan sebagai peserta didiknya.

Bahkan, saat mendaftar di sekolah tersebut, Marie menjadi satu-satunya siswa perempuan di antara sekitar 200 siswa laki-laki. Dua tahun berselang setelah Marie mengenyam pendidikan di STOVIA, siswi perempuan mulai berdatangan karena adanya perubahan kebijakan.

Marie juga dianggap sebagai dokter pertama di Indonesia yang menekuni bidang obstetri dan ginekologi. Mengutip berbagai sumber, dia juga diketahui fokus dalam bidang kebidanan.

Di Stovia, Marie sempat bertemu Mohammad Joesoef dari Sumatra. Mereka duduk di kelas yang sama untuk waktu yang lama dan lulus pada waktu yang sama pula. Setelah beberapa tahun lulus mereka akhirnya menikah pada 16 Maret 1929.

Mereka berdua kemudian berangkat ke Padang, Sumatra Barat, yang merupakan kampung halaman suami. Marie dan suami dikaruniai dua orang anak yang bernama Sonya dan Eri.

Di Padang, Marie Thomas bekerja di Layanan Kesehatan Masyarakat setempat atau yang kala itu disebut Dienst der Volksgezondheid. Setelah menetap selama beberapa tahun di Padang, dia kembali ke Batavia. Di sana dia menjadi anggota partai Persatuan Minahasa.

Selama menjadi dokter, Marie sering melakukan penelitian di bidang ginekologi dan kebidanan. Tidak hanya itu, ia juga sering membantu perempuan yang mengalami kesulitan dalam persalinan. Selain dokter perempuan Indonesia pertama, Marie Thomas juga merupakan ahli ginekologi dan kebidanan pertama Indonesia.

Pada 1950, Marie kembali lagi ke Sumatra Barat. Di Bukittinggi dia mendirikan sekolah kebidanan. Sekolah tersebut merupakan sekolah kebidanan yang pertama di Sumatra dan yang kedua di Indonesia.

Tr : Atika Matondang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali