Teknik Belajar Dengan Teknik Podomoro

Teknik Belajar Dengan Teknik Podomoro

- in Infografik
0
0

Teropongline, Medan-Kamu sering kurang fokus saat belajar? Atau sering bosan saat 10 menit baca materi? Kamu bisa coba pakai teknik belajar dengan teknik podomoro. Teknik ini dapat membantu kamu dalam mengatur waktu belajar kamu dan tetap fokus. Nah, buat kamu yang belum tau apa itu teknik podomoro. Yuk baca artikel ini sampai habis ya!

Teknik Pomodoro adalah solusi manajemen waktu yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa perguruan tinggi bernama Francesco Cirillo di tahun 1980-an. Berdasarkan berbagai interval waktu yang ditetapkan di sepanjang hari, teknik ini mendapatkan namanya dari sebuah kata dalam bahasa Italia untuk “tomat”, yaitu sebuah penghitung waktu (timer) berbentuk tomat yang dipakai sendiri oleh Cirillo saat menyempurnakan metode manajemen waktunya.

Teknik ini adalah teknik fokus dengan interval selang waktu. Melalui teknik ini kamu harus fokus dalam selang waktu tertentu, contohnya 25 menit. Setelah waktu habis, kamu diharuskan istirahat selama 5 menit. Cara ini dilakukan sebanyak 4 babak, setelah itu kamu bisa beristirahat lebih lama asal tidak lebih panjang daripada waktu untuk fokus.

Berikut rincian cara menerapkan Teknik Pomodoro :

  1. Jauhi hal-hal yang mengalihkan fokus dan siapkan materi yang harus dipelajari
    Jauhkan hal-hal yang dapat mengalihkan fokus kamu, seperti, gadget, mainan, dan hal lainnya. Selanjutnya, cukup siapkan materi yang perlu kamu pelajari.
  2. Tetapkan waktu dan mulai fokus untuk beraktivitas
    Kamu bisa gunakan alarm, lalu tentukan berapa lama waktu untuk fokus pada materi pelajaran. Sesuaikan waktu fokus berdasarkan ritme kamu sendiri. Cirillo biasa menggunakan waktu 25 menit, kamu bisa meniru Cirillo sebagai awalan.
  3. Lakukan kegiatan yang menyenangkan saat istirahat
    Setelah menyelesaikan waktu fokus untuk belajar, kamu bisa beristirahat dengan melakukan peregangan ringan atau mengambil air minum. Berjalan-jalan sebentar dan melemaskan otot selama dua sampai lima menit juga bisa menjadi cara untuk istirahat. Supaya saat kembali belajar lebih rileks dan fokus.
  4. Ulangi teknik di atas hingga empat kali
    Gunakan siklus belajar-istirahat selama empat kali, kemudian ambil waktu istirahat selama 15-30 menit, asalkan tidak lebih dari waktu fokus.

Sumber : ruangguru_

Tr : Annisa Alivia

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali