Jelajahi Wisata Alam dan Budaya Kepulauan Nias, Disbudpar Sumut Selenggarakan FamTrip Sebagai Ajang Promosi

Jelajahi Wisata Alam dan Budaya Kepulauan Nias, Disbudpar Sumut Selenggarakan FamTrip Sebagai Ajang Promosi

- in Terkini
0
0
alt textPeserta Famtrip Disbudpar Sumut berfoto dengan masyarakat di desa Hilisimaetano (31/10/2021).

Teropongonline, Medan-Pemerintahan Sumatera Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara (Disbudparsu) kembali menggelar Familiarization Trip (FamTrip) dari tanggal 31 Oktober s/d 03 November 2021 dengan daerah tujuan Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, dan Kota Gunung Sitoli.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Disbudparsu dengan menggandeng Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumut, Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Sumut, Jurnalis/Media, dan Influencer.

Fam Trip hari pertama dimulai dengan mengunjungi Desa Wisata Hilisimaetano, Kabupaten Nias Selatan, Minggu (31/10/2021).

Desa Hilisimaetano merupakan desa adat tertua di Kabupaten Nias Selatan yang mendapatkan penganugrahan sebagai desa wisata Indonesia 2021 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Desa ini memiliki ragam atraksi budaya seperti Lompat Batu, Famadaya Harimau, Maluaya (Tari Perang), Hoho, Fogaele, dan Fo’ere.

Selain itu terdapat juga susunan rumah adat yang masih terpelihara, dan tradisi kerajinan tangan yang masih dilakukan sampai sekarang. Seperti Anyaman, Pahatan, Ukiran, dan Pandai Besi (Manofa).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten Nias Selatan Anggreani Dachi mengatakan bahwa kegiatan Famtrip yang diinisiasi oleh Disbudparsu diharap bisa menjadi ajang promosi di Kabupaten Nias Selatan.

“kami sangat berterima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Utara karena sudah memfasilitasi. ini adalah kali pertama Famtrip bisa di bawa ke Nias Selatan, semoga ini menjadi agenda tahunan sehingga kami dibantu dalam upaya mempromosikan pariwisata di Kabupaten Nias Selatan,” katanya

Ia menambahkan bahwa pengembangan pariwisata di Nias Selatan tidak bisa dilakukan sendiri melainkan membutuhkan kerja sama dari Provinsi Sumatera Utara dan para stakeholder.

“Saat ini pemerintahan Kabupaten Nias Selatan masih memberikan prioritas untuk pengembangan pariwisata dan itu tidak bisa kami lakukan sendiri. Tentunya membutuhkan dukungan pemerintahan Sumatera Utara dan seluruh Stakeholder. Kami berharap ini bukan kunjungan terakhir akan banyak kunjungan-kunjungan lainnya,”tegasnya

Lanjutnya ia mengatakan bahwa masyarakat Nias Selatan sangat siap untuk menerima tamu. Salah satunya masyarakat di desa wisata Hilisimaetano yang sudah menyiapkan paket-paket wisata yang sangat fleksibel. Tersedia juga beberapa Homestay bagi wisatawan yang ingin merasakan bagaimana kehidupan di desa Hilisimaetano.

Selain itu, Kepala Desa Hilisimaetano Imanuel Formil Dachi mengatakan sangat senang kedatangan tamu Famtrip dari Disbudparsumut. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan atraksi budaya bisa dilakukan kapan saja sesuai dengan permintaan pengunjung.

Ellysari Sitepu selaku Kasie Sadar Wisata Dsibudpar Sumut mengatakan bahwa kegiatan Famtrip yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengenalkan ragam budaya dan wisata yang dimiliki kepulauan Nias.
“Tujuan kami datang sendiri adalah kami ingin mengatakan bahwa Nias Selatan siap menerima kunjungan wisatawan,” ujarnya

Tambahnya, ia mengatakan sangat merasa gembira, tersanjung dan terpesona melihat sugahan budaya yang diberikan mulai dari pintu masuk sampai selesai semua sangat menarik untuk dilihat. Ia berharap tradisi yang dimiliki bisa terus dirawat dan dijaga oleh anak-anak dan masyarakat di desa Hilisimaetano.

Tr : Kusnadila Anandari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

PK IMM FEB UMSU Laksanakan DAD

Teropongonline, Medan-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)