Amanda Valani : Persma Harus Jadi Media Ideal !

Amanda Valani : Persma Harus Jadi Media Ideal !

- in Kabar Kampus
0
0

Teropongonline, Medan-Memasuki hari kedua Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Manunggal, Head of Signature Content Narasi TV, Amanda Valani sampaikan bahwa sebuah pers mahasiswa (Persma) harus bisa menjadi media yang ideal, karena tidak terikat dengan pemilik modal. Minggu, (31/10/2021).

“Sebuah Persma juga sebagai suatu media, ia harus bisa menyuarakan isu yang terjadi di lingkungannya dengan menjadi media yang ideal. Karena Persma tidak terikat dengan pemilik modal sebagai organisasi meskipun dia punya tanggung jawab atau batasan terhadap kampusnya. Justru batasan itu membuat jurnalis lebih kreatif dengan angle yang banyak dalam menghasilkan berita,” sampai pemateri tersebut.

Tambahnya, ia juga menjelaskan bagaimana harusnya seorang pemuda dalam sebuah lembaga Persma.

“Sebelumnya kita harus tahu juga, sebuah Persma adalah lembaga yang memiliki kekuatan media digital, punya peran yang besar diluar aktivitas kampus dalam membuat keputusan, mengungkap kasus di permukaan dengan analisisnya lalu menjadi perhatian publik. Sehingga pemuda harus tetap kritis untuk kesehatan diskusi, dan memiliki kesadaran berpikir,” tambahnya.

Adapun Senior Editor at Russian Beyond, Fauzan Al Rasyid menjelaskan apa yang harus menjadi fokus jurnalis sebelum tahu teknik dasar dalam kepenulisan berita.

“Kita harus tahu dulu biasanya yang menjadi fokus jurnalisme adalah fenomena dalam kehidupan. Seperti peristiwa, masalah, ataupun gagasan yang menyangkut masalah tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, Fauzan menyampaikan bahwa sebuah berita haruslah memiliki nilai.

“Yang namanya sebuah berita itu harus memiliki nilai, dan nilai berita itu terbagi 2 yaitu penting dan menarik. Kalau tidak terdapat unsur keduanya itu bukanlah sebuah berita. Dikatakan penting jika berita tersebut menyangkut kepentingan orang banyak, lalu berita yang menarik yaitu headline, dia tidak terpaku oleh waktu dan selalu relevan,” sampainya.

Terakhir, Ia mengatakan apa saja yang harus disiapkan dalam membuat laporan jurnalistik.

“Yang harus disiapkan dalam membuat laporan jurnalistik yaitu, judul berita, terus leadnya atau bisa dibilang dagingnya, lalu background informasi, kontennya seperti apa, lalu gaya tulisannya. Dan dalam sebuah berita dikenalkan juga sebuah piramida terbalik yang bisa menjadi acuan,” katanya.

Tr : Siti Rifani
Editor : Mhd. Iqbal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali