Sharon Margriet : Sebuah Konten atau Luapan Informasi Dapat Mempengaruhi Kehidupan Seseorang

Sharon Margriet : Sebuah Konten atau Luapan Informasi Dapat Mempengaruhi Kehidupan Seseorang

- in Kabar Kampus
0
0

Teropongonline, Medan-Sharon Margriet, Reporter dan Presenter Narasi Newsroom menjadi pemateri hari pertama pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Manunggal.

Pada pelatihan tersebut, Sharon membahas ‘How to Develop Social Media for Creative Content’. Ia mengatakan bahwa informasi terbaru adalah sesuatu yang penting.

“Informasi terbaru itu penting karena masyarakat selalu menginginkan informasi yang baru. Dan internet memberikan kita kesempatan untuk mengakses segala berita bahkan sampai merasa kebanyakan termasuk itu berita buruk,” katanya.

Sharon juga menjelaskan, bahwa banyaknya informasi membuat kita perlu tahu bagaimana cara membuat konten yang kreatif. “Banyaknya informasi membuat kita harus tahu bagaimana membuat sebuah konten yang kreatif dan bisa dicerna banyak orang yang tentunya harus berkualitas menjadi suatu kewajiban. Karena setiap penggiat sosial media bisa mengakses informasi apapun itu,” jelasnya.

Lanjutnya, Ia menyampaikan sebuah konten mempunyai kemampuan untuk menarik perhatian orang lain atau menerima konten tersebut. “Tanpa kita sadari, sebuah konten mempunyai kemampuan untuk menarik perhatian orang lain bahkan luapan informasi yang banyak sangat mempunyai kemampuan mempengaruhi kehidupan orang lain” lanjut Sharon.

Terakhir, Sharon menjelaskan bagaimana mengembangkan sosial media bagi konten kreatif terutama bagi jurnalis.

“Tentunya untuk itu produk jurnalistik yang dihasilkan harus baik dan bermanfaat untuk orang lain, mengerti situasi yg ada memahami isu sekarang, konten yg dihasilkan bisa membuat orang tergerak melakukan sesuatu yang baik. Untuk itu diperlukannya kolaborasi dengan media lain untuk sebuah konten yang berdampak dan punya tujuan. Kesatuan Audio, visual, dan writing karena kita punya audience, discuss the concept with tim work journalist, jangan takut bereksperimen lalu riset, rawat followersnya atau interaktif. Dan Ingatlah kita sebagai jurnalis mewakili kepentingan rakyat,” sampainya.

Menanggapi hal tersebut, Luke Verdien peserta asal Universitas Diponegoro memberi tanggapan untuk PJTD hari ini.

“Dari pelatihan ini memberikan kita ilmu mengenai jurnalistik, bagaimana tugas dan pokok kerjanya. Dari materi kita juga tahu sejauh mana dampak media sosial sebagai penyebar informasi bagi kehidupan serta bagaimana membuat konten informatif yang kreatif,” tanggapnya.

Nitzana yang juga peserta asal Universitas Diponegoro menyampaikan harapannya.

“Semoga dengan ini para jurnalis semakin lebih baik dalam pengemasan berita agar isinya tetap informatif dan bisa adaptif dengan zaman,” harapnya

Tr : Siti Rifani

Editor : Mhd. Iqbal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali