Berjalan Lancar, Disbudpar Sumut Resmi Akhiri FamTrip Danau Toba

Berjalan Lancar, Disbudpar Sumut Resmi Akhiri FamTrip Danau Toba

- in Terkini
0
0

Teropongonline, Medan-Kegiatan Familiarization Trip (Wisata Pengenalan) atau yang lebih dikenal dengan FamTrip, yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata, Sumatera Utara (Disbudpar Sumut) resmi berakhir secara seremonial di Hotel Labersa Kabupaten Toba. Pada Malam, (02/10/2021).

Kegiatan FamTrip yang diadakan selama empat hari, terhitung sejak 30 September sampai 03 Oktober ini resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba Ir. John Pieter Silalahi MT, di dampingi oleh Kasi Sadar Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Elly Sary Sitepu.

Kepala Disbudpar Toba, John Pieter Silalahi mengungkapkan banyak terima kasiih atas terselenggaranya FamTrip yang diadakan oleh Disbudpar Sumut tersebut. Dengan diadakannya kolaborasi di harap bisa meningkatkan wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba dan mengembalikan kembangkitan ekonomi kreatif melalui sektor pariwisata di daerah tersebut.

Selain itu terdapat pesan dan kesan dari para peserta FamTrip selama perjalanan berlangsung. Salah satunya Ade Alvianita Damanik mewakili Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Sumut mengatakan bahwa kesan selama perjalanan sangat menyenangkan karena bisa mengunjungi 5 Kabupaten di Danau Toba. “sangat senang ikut kegiatan ini. Karena bisa mengunjungi 5 kabupaten di KSPN Danau Toba, apalagi bisa datang langsung ke desa wisata Huta Tinggi yang mendapat penghargaan 50 desa wisata terbaik di Indonesia,” katanya

Tambahnya ia mengatakan bahwa kolaborasi dengan akun-akun repost media sosial bisa membantu mengenalkan wisata yang menjadi kunjungan FamTrip selanjutnya. “harus kolaborasi sama akun-akun repost gitu sih. Soalnyakan sekarang anak-anakmilenial kalo mau ke tempat wisata selalu nyari referensi dari akun-akun itu baru mereka nge-tag,” jelas Ade

Sebelum resmi berakhir, hari kedua (01/10) rombongan FamTrip melanjutkan perjalanan menuju Menara Pandang Tele yang terletak di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, dan objek wisata baru Bukit Sibea-bea Harian Boho, Kabupaten Samosir. Objek wisata ini menyuguhkan akses jalan yang berliku yang menghadap langsung ke Danau Toba. Di tambah perbukitan yang hijau dengan rimbunan pohon asri.

Kendati demikian, objek wisata ini belum dibuka untuk umum karena masih dalam proses pembangunan. Dan akan di buka kembali pada 05 Oktober 2021.

Para peserta foto bersama dengan masyrakat yang ada di Objek wisata budaya Kampung Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Wisata Huta Tinggi Kecamatan Pangururan,Kabupaten Samosir. Kampung ini menawarkan objek wisata budaya dan paket wisata bertema kehidupan masyarakat Suku Batak yang tinggal di kawasan tersebut. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh para pengunjung seperti, belajar alat musik tradisional, memerah dan mengelola susu kerbau, dan memetik buah kopi.

Perjalanan hari ke dua berakhir di Danau Sidihoni di Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir. Danau Sidihoni terletak di atas bukit dan dikelilingi banyak rerumputan. Untuk bisa berkunjung kesana wisatawan bisa mendaki ke puncak bukit atau dengan mengendarai sepeda motor.

Tr : Kusnadila Anandari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi