Sekjen AJI Ungkap Pentingnya Jurnalisme Kebencanaan

Sekjen AJI Ungkap Pentingnya Jurnalisme Kebencanaan

- in Ragam
66
0

Teropongonline, Medan-Pada kegiatan Seminar Nasional Bali Journalist Week 2021 yang diadakan oleh Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana Bali, Sekretaris Jendral Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yakni Ika Ningtyas mengungkapkan pentingnya ilmu jurnalisme kebencanaan saat ini.

Dalam penyampaian materinya di kegiatan bertema “Jurnalisme Kebencanaan : Informasi, Mitigasi, dan Resurjensi” tersebut, Ika menjelaskan bahwa pengetahuan jurnalisme kebencanaan sangat diperlukan di Indonesia.


“Secara geografis kita dianugerahi sejumlah kondisi dimana misalnya, Indonesia terletak di empat lempeng tektonik, ada lempeng benua Asia, Australia,Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, hal ini berpengaruh pada seringnya Indonesia mengalami bencana, oleh karena itu pengetahuan jurnalisme kebencanaan ini sangat dibutuhkan,” ujarnya pada Selasa, (24/08/2021).

Ika juga menyampaikan bencana sudah menjadi hal yang biasa di Indonesia, ia mengatakan masyarakat dan jurnalis harus lebih peduli akan hal itu.

“Bencana itu seperti kita menunggu giliran saja didaerah kita, kita harus peduli terhadap resiko bencana yang akan kita alami. Kita tidak bakalan tahu kapan bencana itu datang, yang kita bisa buat adalah mitigasi dan memprediksi bencana, sebaik baiknya adalah mitigasi,” tambahnya.

Ia pun mengatakan jika selama ini masyarakat tidak belajar dari peristiwa – peristiwa bencana besar sebelumnya. “Kita tidak belajar dari tsunami aceh, buktinya gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah korbannya juga banyak, ini juga salah satu dampak kurangnya pengetahuan jurnalisme kebencanaan,” ujarnya.

Wanita yang juga merupakan Jurnalis Tempo tersebut juga menyesalkan masih banyaknya media yang mengeksploitasi korban bencana demi konten.

“Media masih suka mengekploitasi korban bencana untuk mencari “klik”, media mencari berita kesedihan dari korban, hal seperti itu masih banyak,” kata Ika.


Lalu ia mengatakan agar selalu mencari informasi yang jelas mengenai jurnalisme kebencanaan tersebut. “Harus mencari sumber yang jelas, BNPB selalu merilis infografis mengenai bencana misalnya. Jangan mewawancarai peramal untuk memprediksi bencana,” ujarnya.

Tr : Mhd. Iqbal

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi