5 Fakta Tentang Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

5 Fakta Tentang Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

- in Ragam
37
0

Teropongonline, Medan-Pada tanggal 17 Agustus 2021 esok, Republik Indonesia (RI) akan memperingati hari kemerdekaannya yang ke-76. Momen bersejarah ini merupakan buah manis hasil perjuangan para pahlawan di masa lampau, yang telah berupaya keras untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

.

Tahukah sobat pong pong, ternyata ada 5 fakta menarik tentang hari yang bersejarah bagi Indonesia ini? Yuk, kita simak!

  1. Soekarno Sakit Pada Saat Pembacaan Proklamasi

Ketika membacakan teks proklamasi kemerdekaan, ternyata presiden Soekarno sedang dalam keadaan sakit malaria. Soekarno masih tertidur pulas dua jam sebelum dilakukannya pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

2. Jepang Berniat Merampas Foto Proklamasi

Frans Mendoer mengabadikan momen proklamasi kemerdekaan Indonesia. Jepang ingin merampas film foto milik Frans Mendoer. Frans Mendoer berbohong dan mengatakan jika negatif film sudah diberikan kepada barisan pelopor. Sebenarnya, Frans Mendoer menyembunyikan negatif film foto tersebut di bawah pohon halaman kantor Asia Raja.

3. Mesir Merupakan Negara Pertama Yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia pada 22 Maret 1946. Dukungan ini muncul setelah lobi yang dilakukan diplomat RI di ibu kota Kairo beberapa bulan setelah konsolidasi kabinet yang dilakukan Soekarno.

Dikutip dari buku Sejarah oleh Nansy Rahman, Mesir tidak sekedar mengakui kedaulatan Indonesia, tetapi Mesir pula yang meyakinkan Suriah, Irak, Qatar, serta Kerajaan Arab Saudi untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.

4. Tiang Bendera Dadakan

Tiang bendera yang digunakan untuk Proklamasi Kemerdekaan merupakan bambu yang disiapkan beberapa saat sebelum acara dimulai.

5. Rekaman Proklamasi Bukan Suara Asli

Rekaman proklamasi yang disebarkan ke seluruh penjuru negara, bukan lah rekaman asli pembacaan proklamasi, tetapi rekaman ulang yang dibacakan oleh Soekarno pada tahun 1951. Rekaman dilakukan di studio Radio Republik Indonesia (RRI), berlokasi di Jalan Merdeka Barat, Jakarta pusat. Hal ini merupakan ide dari Jusuf Ronodipuro, yaitu salah satu pendiri RRI.

Tr : Marizkya Nabilla

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Website Kursus Online Gratis Bersertifikat

Teropongonline, Medan-Kursus online semakin menjadi andalan untuk meningkatkan keahlian dan