Jelang HUT RI, Pedagang : Warga Makan Saja Susah, Apalagi Beli Bendera

Jelang HUT RI, Pedagang : Warga Makan Saja Susah, Apalagi Beli Bendera

- in kabar medan
109
0

Teropongonline, Medan-Pedagang bendera di kota Medan mengalami penurunan omzet jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-76 Tahun.

.

Sebagaimana diketahui, menjelang HUT RI tahun ini masih dalam suasana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Medan. Hal ini berdampak bagi para pedagang bendera dan pernak-pernik kemerdekaan.

.

Heriawan Jaya, salah seorang pedagang bendera yang berjualan di Menteng VII, Medan Denai mengatakan jika penjualannya menurun meski sudah hampir satu bulan berjualan.

.

“Pokoknya turunlah penjualan, sudah hampir satu bulan jualan yang laku hanya beberapa saja, sampai buka jualan online gitu, mana tahu ada yang pesan,” ujarnya saat diwawancarai Kru Teropong pada Rabu, (11/08/2021).

.

Tambahnya, ia mengatakan jika masa pandemi dan PPKM saat sekarang menyulitkan warga untuk membeli bendera. “Ya zaman seperti sekarang, orang makan saja susah, apalagi disuruh beli bendera,” tambahnya.

.

Selain itu, Hasanuddin Lingga pedagang yang berjualan di depan Makan Pahlawan Medan, ia mengatakan penjualannya turun hingga lebih 50 persen.

.

“Penjualan turun drastis, hampir 50 persen, bahkan lebih. Sama seperti tahun lalu awal covid,” tuturnya.

.

Ia pun berharap agar masa PPKM tidak diperpanjang lagi. “Semoga lebih baik lagi kedepan, jangan diperpanjang lagi PPKM ini, masyarakat sulit berkegiatan, kami pun sulit jualan. Ini pun PPKM sampai tanggal 16, kami pun jualan hanya sampai tanggal 16 Agustus saja,” harapnya.

.

Sama halnya dengan Fitriana, pedagang pernak-pernik kemerdekaan yang berjualan di jalan HM Yamin, Medan mengatakan jika minat pembeli berkurang akibat PPKM.

.

“Sepi sekarang, apalagi 17 Agustus sekarang pas dengan PPKM, jadi sepertinya orang malas beli pernak pernik seperti ini.” katanya.

.

Ibu dari dua orang anak ini juga mengatakan jika sebelum masa pandemi pembeli lebih banyak dibanding sekarang. “Dua tahun lalu sebelum Covid ramai, ada juga dari kantor – kantor lurah gitu pesan sama kami, kalau sekarang seperti inilah, belum banyak yang laku,” ujar Fitriana.

.

Tr : Muhammad Irfan
Editor : Mhd. Iqbal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali