Iduladha Saat PPKM, Omzet Pedagang Hewan Kurban di Kota Medan Menurun

Iduladha Saat PPKM, Omzet Pedagang Hewan Kurban di Kota Medan Menurun

- in kabar medan
40
0

Teropongonline, Medan-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berdampak pada penjualan hewan kurban di kota Medan jelang Iduladha 2021. Pedagang hewan kurban akui PPKM berdampak buruk pada omzet yang didapatkan.

.

Roma, salah seorang pedagang hewan kurban saat diwawancarai Kru LPM Teropong mengatakan jika omzetnya menurun sejak masa PPKM Darurat di kota Medan.

.

“Semakin menurun, kemarin (tahun lalu) saat new normal kita bisa jual 50 ekor, sekarang hanya sekitar 20 ekor,” ujar perempuan yang berdagang hewan kurban di jalan avros tersebut.

.

Ia pun berharap agar Covid19 bisa berlalu dan perekonomian bisa kembali normal. “Semoga covid ini segera berlalu, karena semakin kacau balau perekonomian ini. Memang sangat terasa, karena penjualannya setengah dari yang kemarin pun tidak, saya tanya ke teman saya juga sama,” harap Roma pada Minggu, (18/07/2021).

.

Sama halnya, Anita, pedagang hewan kurban di jalan Adi Sucipto, Medan Polonia juga merasakan imbas PPKM Darurat pada pendapatannya.

.

“Menurun drastis, dulu kalau sudah mendekati Iduladha bisa tinggal sedikit, bisa santai, sekarang saja baru laku delapan ekor dari 35 ekor yang siap dijual,” ujarnya.

.

Anita pun menambahkan jika setiap tahunnya hewan dagangannya selalu di pantau kesehatannya oleh pihak dinas. “Ada, dari dinas ada, setiap tahun juga kami punya langganan dari dinas datang untuk cek kesehatan hewan kurban disini,” tambahnya.

.

Berbeda dengan Roma dan Anita, pedagang hewan kurban di jalan Karya Wisata, Medan Johor yakni Hardip mengaku penjualannya meningkat di masa PPKM Darurat saat ini.

.

“Omzet dibanding tahun lalu masih lebih baik tahun ini. Tahun lalu sapi sekitar 35 yang laku, kalau sekarang sudah 55 ekor,” tuturnya.

.

Hardip juga mengatakan tidak adanya kenaikan harga jual pada hewan dagangannya. “Kalau harga tidak ada peningkatan, masih seperti biasa juga, 70 kg bisa 12.500.000, 80 kg 13.500.000,” jelas Hardip.

.

Ia pun berharap agar keadaan bisa kembali normal seperti biasanya. “Ya semoga hilanglah pandemi ini, biar tahun depan pun haji bisa berangkat, kita pun bisa ramai kembali kurbannya, penjualan pun terus meningkat,” harapnya.

.

Tr : Mhd. Iqbal

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sosialisasi PMMB, Simak Syarat Magang Bersertifikat Berikut Ini !

Teropongonline, Medan-Agus Sani selaku Person in Charge (PIC)