Demi Bumi

Demi Bumi

- in Dunia Sastra
42
0

Demi bumi
Ku suguhkan air bersih untuk segarmu
Kusuguhkan pupuk-pupuk penumbuh
Begitu indah suburmu
Batang menjulang kokoh
Semilir angin meniup lembut pepohonan rimbun
Keluarga burung camar betah dirantingmu

Kini patah
Batang kokohmu tersayat besi
Akar yang mengikat erat dipaksa mati
Manusia serakah, egois
tanpa ampun Menggerogoti tubuhmu
Kau dipaksa lenyap
Tergantikan oleh beton-beton perusak mata
Beton-beton pencipta polusi
Hadirmu tak diinginkan
Mereka membunuh!
Padahal mereka butuh

Lalu apa
Air hujan terus mengguyur tiada ampun
Apa yang manusia harapkan!
Serapan tak ada! Mati!
Kalian membunuh diri sendiri
Air membeludak dari segala penjuru
Korban jiwa meningkat
Ulah siapa?!

ketika bencana tiba
Seluruh umat tertunduk mohon ampun kepada Tuhan

Gila!
Tak tahu malu!

Tr : Yw

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi