Berawal Dari Hobi Menjadi Sebuah Prestasi

Berawal Dari Hobi Menjadi Sebuah Prestasi

- in Artikel
69
0

Teropongonline, Medan-Story For Luna adalah musisi band lokal asal medan yang bergenre Post-Rock. Awal mula setiap personil mengenal satu sama lain dari bangku sekolah di SMA Negeri 3 Medan.Masing-masing berasal dari angkatan yang berbeda.

Caca 2019, Rassya 2018, Bayu 2016, Teguh dan Hafidz 2015. Dan juga mengikuti festival musikalisasi puisi Nasional serta mengiringi ekskul Teater dan Musik.

Story For Luna memulai perjalanan musiknya dari festival-festival musik yang ada di kota Medan. Saat mengikuti festival musik belum memakai nama Story For Luna, melainkan Tritiver yang merupakan singkatan dari band terdahulu dari beberapa personil yaitu ThreeDA, Teera, Vertikal. Tidak lama setelahnya barulah muncul nama Story For Luna yang akan melahirkan karya-karya kedepan.

Berawal dari hobi mereka di dunia musik yang membuat mereka memutuskan membuat sebuah band dan jadilah Story For Luna. Tim produksi Story For Luna itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu tim produksi musik dan produksi video.

Produksi musik dilakukan secara sendiri, mulai dari aransemen lagu, rekaman, dan mixing mastering lagu hingga siap untuk dirilis. Perilisan juga dilakukan sendiri dengan cara memasukkan sendiri lewat penerbit yang berwenang yang bernama Netrilis.

Mereka juga sering memenangkan perlombaan musik, seperti pada tahun 2019 lagu Stay or Leave, End It masuk ke dalam Album Kompilasi Binjai Revolusi 2 tingkat provinsi, tahun 2020 juara 3 Bangkit dan Berlari Cover Challenge by IM3 Ooredoo tingkat Nasional, tahun 2020 Top 3 Bold Virtual Jamming Challenge tingkat kota Medan, tahun 2020 Juara 4 Nasional Firdaus Alma Cover Challenge.

Karya musik terakhir yang dikerjakan oleh Story For Luna yaitu merilis single berjudul Kelam yang dirilis pada 27 agustus 2020. Single Kelam ini berkolaborasi dengan Eltasya Natasha yang merupakan Musisi asal Medan juga.

Single “KELAM” dapat dinikmati di berbagai platform digital antara lain iTunes, Spotify, Deezer, dan layanan musik streaming lainnya kecuali Joox.

Pop publisher

Penulis merupakan mahasiswa USU dan tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis.


About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali