Pentingnya Menguasai Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Bagi Mahasiswa

Pentingnya Menguasai Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Bagi Mahasiswa

- in Ragam
87
0

LTeropongonline, Medan-Keterampilan menulis dibedakan jenisnya berdasarkan hasil tulisan. Beberapa di antaranya adalah keterampilan menulis fiksi, keterampilan menulis karya ilmiah, keterampilan menulis berita, keterampilan menulis puisi, dan sebagainya. Setiap keterampilan menulis memiliki dasar pengerjaan yang sama, namun melalui proses pengembangan yang berbeda. 

Bagi mahasiswa, salah satu keterampilan menulis yang mutlak untuk dikuasai adalah keterampilan menulis karya ilmiah. Sebab, mahasiswa dituntut untuk menghasilkan tulisan-tulisan berdasarkan riset dan fakta yang sifatnya ilmiah di sepanjang masa studinya. Karya ilmiah merupakan sebuah karya tulis yang berisikan pembahasan mengenai suatu objek secara lengkap dan ilmiah serta ditulis oleh orang yang berkompeten di bidangnya. Objek dalam karya ilmiah merupakan sesuatu yang baru (aktual) dan dibahas guna mendapatkan penjelasan, kebenaran, maupun penyelesaian masalah yang berkaitan dengan objek tersebut. Informasi-informasi dalam karya ilmiah dibahas dan disajikan secara logis serta sistematis berdasarkan disiplin ilmunya.

Menurut Lina Sari Siregar, salah satu mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang telah terdaftar sebagai penulis di International Conference Sains Technology Engineering Industri Revolution 2021, keterampilan menulis karya ilmiah penting untuk dikuasai berkaitan dengan peran dan tanggung jawab mahasiswa terhadap masyarakat di sekitarnya. Melalui penulisan karya ilmiah, mahasiswa dituntut untuk aktif dalam menganalisis lingkungan sekitarnya dan kritis terhadap perubahan serta permasalahan yang ada. Selain itu, hasil tulisan dari karya ilmiah dapat menyumbangkan ide, solusi, maupun inovasi yang bermanfaat bagi perkembangan hidup masyarakat. Hasil tulisan dari keterampilan menulis ilmiah dapat berupa artikel ilmiah, makalah, esai, skripsi, paper, tesis, hingga disertasi.

Sama seperti produk tulisan lainnya, yang menjadi poin utama dalam penulisan karya ilmiah adalah ide. Kata Lina, ide merupakan bagian penting dan krusial yang ikut menentukan kualitas dari sebuah karya tulis ilmiah. “Ide yang diangkat seharusnya sesuatu yang sifatnya rasional atau logis dan dapat direalisasikan, bukan hanya diterka-terka,” tuturnya. 

Selain itu, Lina juga memberikan beberapa tips dalam mempersiapkan proses penulisan ilmiah. Adapun tips yang pertama adalah menentukan, memahami, dan menjabarkan permasalahan yang menjadi latar belakang penulisan. “Dalam proses penulisan karya ilmiah itu, hal pertama yang harus disadari oleh mahasiswa adalah adanya permasalahan. Permasalahan ini tidak harus sesuatu yang besar, bisa saja masalah sederhana tapi belum ada solusi dan berdampak pada kehidupan masyarakat secara umum,” jelas Lina. 

Tips yang kedua adalah mempersiapkan referensi. Kata Lina, referensi atau sumber-sumber dapat digunakan sebagai data acuan. Namun, penulis harus pandai dalam mengolah informasi yang digunakan agar tidak terjadi plagiarisme. Umumnya, yang menjadi referensi dalam penulisan karya ilmiah adalah jurnal, paper, dan hasil riset terdahulu yang relevan dengan ide tulisan yang dikembangkan. 

Selanjutnya adalah menentukan metode penulisan. “Karena ini menulis karya ilmiah, jadi harus menggunakan metode ilmiah. Metode ini mencakup proses pengorganisasian pikiran, tahapan pengembangan ide atau riset, sampai prosedur penulisan. Metode ini ada banyak jenis dan penggunaannya menentukan kualitas hasil tulisan. Jika metode yang dipilih dengan ide yang dikembangkan tidak sejalan, maka hasil riset dan tulisan bisa jadi tidak maksimal,” jelas Lina. 

Tips yang terakhir adalah melakukan penulisan terhadap hasil pengembangan ide atau riset ilmiah tersebut. Penulisan dilakukan mengikuti prosedur penulisan dari metode ilmiah yang telah dipilih. Penyuntingan sebaiknya juga dilakukan untuk menyempurnakan hasil tulisan. Karya tulis ilmiah yang baik berisikan informasi yang dikemas dengan singkat, padat, berbobot, dan mudah dipahami oleh pembaca. 

“Keterampilan menulis ilmiah ini tidak hanya berguna di bangku perkuliahan saja. Dalam hidup sehari-hari pun kita sering menggunakannya, tetapi tidak menyadarinya. Selain itu, keterampilan ini juga dapat diimplementasikan dalam dunia kerja, misalnya laporan riset perusahaan. Jadi, jangan lupa untuk terus melatih keterampilan menulis ilmiah Anda,” tutup Lina.

Ace Company : Fatima Apriani Harahap

Penulis merupakan mahasiswa USU dan tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis.

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali