Komunal Primitif Berhasil Bekerja Sama Dengan Kemenparekraf

Komunal Primitif Berhasil Bekerja Sama Dengan Kemenparekraf

- in Ragam
128
0

Teropongonline, Medan-Komunal Primitif Percussion atau yang biasa dikenal dengan sebutan Komunal adalah sebuah wadah yang fokus kepada pelatihan dan pertunjukan musik yang menggunakan berbagai alat musik perkusi dengan menggunakan berbagai pola irama dan diaransemen menjadi sebuah repertoar musik.

Komunal didirikan oleh Freddy Purba sejak tahun 2008 yang tumbuh dan berkembang dilingkungan masyarakat Ikatan Mahasiswa Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara (USU).

Komunal Primitif merupakan salah satu komunitas anak Medan yang sangat menginspirasi, dan kreatif khususnya di dunia musik. Kekompakan dan kebersamaan setiap anggota menjadikan komunal primitif bisa berkembang hingga saat ini.

Awal mula terbentuknya komunal primitif hanya dari ide-ide sederhana, dimana beberapa mahasiswa Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara membentuk komunal sebagai wadah bermusik dengan gaya dan cara yang unik. Dari tahun 2018 hingga saat ini komunal primitif sudah memiliki tiga generasi, dimana setiap generasi masih menjalin hubungan dan saling membantu hingga saat ini. Komunal Primitif ini merupakan sebuah komunitas yang berbasis kebudayaan dengan spesifik alat/instrumen yang digunakan adalah perkusi. Perkusi merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Komunal Primitif Percussion sendiri memiliki nama yang terinspirasi dari apa yang sudah mereka lakukan, seperti kata primitif yang berarti sederhana, hal ini sesuai dengan apa yang sudah dilakukan Komunal Primitif di awal seperti penggunaan alat-alat yang sederhana, kata komunal yang berarti sebuah kelompok kecil dalam suatu lingkungan, dan yang terakhir percussion yaitu menggunakan instrumen perkusi. Secara luasnya Komunal Primitif Percussion adalah berkumpul secara sederhana sambil memainkan instrumen perkusi.

Pada awal terbentuknya komunal, komunitas ini hanya menggunakan alat-alat seadanya, seperti tong (sebagai drum), ember, galon aqua, dan beberapa alat musik yang sudah rusak. Akan tetapi meskipun begitu Komunal Primitif ini masih bisa bermain perkusi dan menghasilkan suatu karya meskipun hanya dengan alat seadanya. Hingga akhirnya saat ini mereka memiliki alat musik yang bagus, seperti Gong, Ahatze, Tamborin, Snare, Hi-Hat dan masih banyak lagi. Komunal memiliki banyak prestasi dalam karirnya, salah satu prestasi terbarunya adalah komunal telah mampu mendapatkan kerja sama dengan Kemenparekraf. Kemenparekraf atau Kementerian Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif adalah salah satu kementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden dan membantu Presiden dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan dibidang pariwisata, dan tugas pemerintahan di bidang ekonomi kreatif sebagai bagian dari tujuan pembangunan nasional.  Pada tahun 2020 lalu, Komunal Primitif Percussion kembali menghasilkan sebuah karya, yaitu menciptakan sebuah lagu yang berjudul “Komunitasin Aja” , dimana karya tersebut bekerja sama dengan Wonderful Indonesia dan telah dipublikasikan di channel Youtube Kemenparekraf pada tanggal 13 September 2020. Lagu tersebut menyuguhkan video klip dengan keindahan alam Nusantara dengan tujuan membangkitkan semangat seluruh komunitas di nusantara untuk bersatu, berkreasi, dan terus berkarya.

Pencipta lagu “Komunitasin Aja” ini ditulis langsung oleh beberapa anggota dari Komunal Primitif. Gaya musik perkusi yang unik dan alat musik yang digunakan dari berbagai alat musik nusantara dan dipadukan dengan alat musik nusantara menjadi kelebihan tersendiri karena dapat dimainkan oleh setiap kalangan. Selain itu karya Komunal primitif bersama Kemenparekraf ini menyuguhkan tampilan yang sangat menarik, mulai dari pengambilan video, lokasi, hingga kekompakkan yang sangat luar biasa. Melalui kerja sama dengan Kemenparekraf ini semoga kedepannya Komunal Primitif ini dapat lebih dikenal di masyarakat luas. Selain itu, hingga saat ini (23/5) video klip yang sudah di unggah di channel youtube Kemenparekraf tersebut telah diputar lebih dari 7 ribu kali.

Ankaa publisher : Khairunnisa

Penulis merupakan mahasiswa USU dan tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis.

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

9 Urutan Negara dengan Jumlah Penduduk Terbesar di Dunia

Teropongonline, Medan-Jumlah penduduk dunia saat ini (2021) diperkirakan mencapai