Deni Pohan, Jaka Intelegensia Medan 2019 Ajak Anak Muda Dukung Pariwisata Kota Medan

Deni Pohan, Jaka Intelegensia Medan 2019 Ajak Anak Muda Dukung Pariwisata Kota Medan

- in Ragam
128
0

Teropongonline, Medan-Indonesia kaya akan kebudayaan dan kekayaan alam yang indah. Semua itu menjadi kelebihan bagi indonesia sebagai pilihan destinasi wisata. Berbagai upaya pun dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mengembangkan Indonesia menjadi pilihan destinasi wisata di kancah internasional.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata (Dispar) juga berusaha meningkatkan pariwisata daerah Kota Medan. Wisata Kota Medan tidak kalah menarik dari daerah lain. “Kota Medan ini terkenal dengan wisata heritage-nya dan gedung-gedung tuanya. Contohnya di Kesawan, gedung bersejarah seperti Istana Maimun dan Mesjid Raya, ada Gereja Maria Annai Velangkanni, juga kuliner-kuliner nikmat, serta kawasan wisata edukasi Mangrove Sicanang yang terletak di bagian utara Medan,” ujar Deni Pohan peraih gelar Jaka Intelegensia 2019 hingga sekarang yang berada di bawah naungan Dispar Medan.

Wisata juga tidak terbatas pada tempat saja. Keberagaman wisata Kota Medan ini juga meliputi kuliner. Medan yang kaya akan kebudayaan memiliki bermacam sajian kuliner yang khas dari berbagai budaya, seperti Melayu, Batak, Tionghoa, dan lainnya. Namun, ciri khas dari kuliner Medan sendiri hanya terbagi menjadi dua macam, yaitu enak dan enak sekali. 

“Kuliner enak dan enak sekali itu salah satu tagline nya Kota Medan,” tutur Deni.

Seiring berkembangnya teknologi dan globalisasi yang luar biasa, penetrasi budaya asing ke dalam lingkungan masyarakat, khususnya anak muda semakin mudah. Akibat dari fenomena ini anak muda semakin meninggalkan akar dirinya dan mengidentifikasikan diri dengan budaya asing. Walaupun budaya lokal masih ada di tengah masyarakat, namun melihat pesatnya globalisasi yang terjadi, perlu adanya antisipasi dengan menggerakkan semangat anak muda untuk mencintai budaya lokal Indonesia.

Generasi tua semakin lama semakin berkurang. Apabila tidak ada yang melanjutkan, usaha genereasi tua dalam melestarikan budaya nenek moyang ini akan sia-sia. Padahal budaya adalah salah satu bagian penting dalam pariwisata. Kita perlu paham bahwa menjaga kelestarian budaya Kota Medan merupakan tanggung jawab generasi masa sekarang, agar generasi selanjutnya dapat melihat dan merasakan keindahan budaya Kota Medan. 

“Kita pasti ingin melihat bagaimana kebudayaan Melayu, Batak, dan juga beragam etnis di Kota Medan tetap terjaga nilai-nilainya. Sehingga masih dapat dirasakan oleh generasi kita di masa depan,” jelas Deni.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan pariwisata Kota Medan termasuk di dalamnya menjaga  eksistensi budaya Kota Medan, mari anak muda saling merangkul untuk menjaga dan mencintai kebudayaan leluhur kita. “Tetaplah kita menjaga dan mencintai kebudayaan leluhur kita, terutama kebudayaan Melayu Deli di Kota Medan karena tanpa kita mencintai, menjaga, dan melestarikan niscaya ini akan musnah digerus oleh kebudayaan barat ataupun kebudayaan yang sedang trend saat ini seperti Kpop. Maka dari itu mari kita jaga, mari kita lestarikan, tetaplah cintai budaya kita, yaitu budaya leluhur kita, budaya Melayu Deli Kota Medan,” harap Deni.

Pinar agency : Erizki Maulida Lubis

Penulis merupakan mahasiswa USU dan tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis.

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi