Pentingnya Protokol Keamanan Bagi Jurnalis

Pentingnya Protokol Keamanan Bagi Jurnalis

- in Terkini
107
0

Teropongonline, Medan-Webinar yang diselenggarakan LBH PERS bertujuan meluncurkan sebuah buku sebagai panduan tentang Protokol Keamanan Dalam Meliput Isu Kejahatan Lingkungan. Kegiatan dilaksanakan via Zoom dan via Youtube Kemitraan, Rabu (24/03/21).

Turut hadir dalam webinar Irna Gustiawati Pemimpin Redaksi Liputan 6. com, Ade Wahyudin Direktur Eksekutif LBH Pers, Peter ter Velde Koordinator Keamanan Penyiaran Belanda, Joris Ramm Diplomat Kedutaan Belanda Indonesia, Ririn Sefsani Tim Leader Program Perlindungan Pembela HAM untuk Pembangunan Berkelanjutan Kemitraan, dan dipandu oleh Febriana Firdaus selaku moderator acara.

Kegiatan yang diawali dengan pemutaran video singkat menjelaskan isi pada buku. Ada beberapa poin yang harusnya diperhatikan dalam meliput, Febriana menjelaskan bahwa mulai dari persiapan mental, strategi dilapangan, hingga resiko yang terjadi sewaktu-waktu.

“Jika terjadi penculikan dan penyandraan sebaiknya jangan panik dan tetap bertahan, berfikir jernih dan cermat, setelah dibebaskan cari bantuan medis. Begitu juga jika jurnalis mendapat ancaman, yang pertama lapor ke kantor redaksi, kemudian lapor ke komite keselamatan jurnalis, dan minta bantuan LBH Pers,” ucap Febri saat menjelaskan isi video singkat yang diputar.

Mengenai kekerasan, hal ini tidak hanya terjadi didunia nyata namun terjadi juga pada dunia online. Kekerasan Berbasis Gender Online (KGBO) ini dapat terindikasi mulai dari privasi hingga ancaman dan kekerasan langsung pada korban.

Febri juga menjelaskan, adapun kekerasan dan ancaman bagi wartawan digital meliputi hal komunikasi hingga aktivitas. “Terdapat poin penting yang mestinya diperhatikan ya, ketika ancaman pada wartawan itu mulai dari komunikasi yang tidak terenkripsi, metadata, geo-traking, malware, hacking, pengawasan massal, dan aktivitas daring,” jelas Febri saat melanjutkan tentang isi video singkat.

Selain itu, Ade Wahyudin berharap dengan adanya buku protokol keamanan bagi jurnalis ini akan berdampak baik kedepannya. “Semoga protokol ini memberikan panduan guna meningkatkan perlindungan terhadap jurnalis di Indonesia,” harapnya.

Tr: muhammadryzkialhaj

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

7 Tips Mengerjakan Skripsi Agar Lulus Tepat Waktu

Teropongonline, Medan-Memulai skripsi dengan persiapan dapat menghasilkan skripsi