Ketika Hanya Tinggal Kanan

Ketika Hanya Tinggal Kanan

- in Dunia Sastra
112
0

Sebelah, sendirian. Tidak, tidak. Masih ada tiga lagi yang akan menemani. Tak akan dibiarkan kesepian, tidak akan.Kiri penghianat, pergi mencari kanan yang baru. Mencari kesenangan sesaat yang akan disesalinya nanti. Kiri tak tau terimakasih. Kiri tak mengerti dikhianati. Kiri tak tau rasanya tak diperduli.


Si nomor satu menangis, nomor dua tertawa miris, lupa raga, lupa jiwa. Nomor tiga tak tau apa-apa, ia masih senang bermain dan meminta darah.Padahal untuk bernafas pun sulit saat ini.
Rumahnya hancur, tangganya bersisa. Sisa terakhir untuk ikut dihancurkan. 

Sumber foto : startupsgeek Tr : Dwi Rizka Aryanti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Mahasiswa Langgar Aturan Merokok di Kampus

Teropongonline, Medan-Terlihat dua orang mahasiswa yang sedang merokok