Bio Farma Membuat Vaksin Covid-19 dan BPOM mengeluarkan Izin Daruratnya

Bio Farma Membuat Vaksin Covid-19 dan BPOM mengeluarkan Izin Daruratnya

- in Terkini
93
0

Teropongonline, Medan-Akhir-akhir ini Indonesia dihebohkan dengan munculnya vaksin untuk penangan virus Covid-19. Banyak varian vaksin yang beredar sehingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) kepada PT Bio Farma yang telah memproduksi vaksin Covid-19.

Produksi vaksi dari PT Bio Farma berasal dari Sinovac, China, yang diberikan dalam bentuk bulk atau bahan baku. Diketahui, 11 juta bahan baku vaksin sinovac tiba di Indonesia pada 2 Februari lalu.

“Vaksin Covid-19 yang diproduksi PT Bio Farma pada hari ini 16 januari 2021 bisa disetujui dan mendapat EUA dari BPOM Indonesia,” Ujar Penny Kusumastuti Lukito Kepala BPOM dalam konferensi pers virtual.

Penny mengatakan, vaksin tersebut diberi nama Vaksin Covid-19 dengan nomor EUA 2102907543A1. Vaksin telah melawati masa ujinya sehingga BPOM dapat memastikan kualitas, keamanan, dan khasiat vaksin yang diproduksi di dalam negeri sama dengan produksi sinovac di China.

Namun, dalam pengemasan vaksin covid-19 produksi PT Bio Farma dengan produksi Sinovac memiliki perbedaan tetapi tidak mengurangin kandungan vaksin dari sinovac.

“Dilakukan evaluasi terhadap data hasil uji stabilitas , dokumen produksi, dan validasi metode analisis , spesifikasi produk dan kemasan yang digunakan sudah dilakukan proses evaluasi dan validitas, hasilnya kita berikan EUA,” Ucap Penny.

Vaksin Covid-19 memiliki kemasan dengan bentuk vial 5 ml berisi 10 dosis vaksin. PT Bio Farma melakukan pengamasan yang dianggap lebih praktis dilakukan secara langsung dalam dua dose (dua dosis) vaksin serta vaksin disimpan dalam suhu dua hingga delapan derajat celcius.

“Vaksin ini memiliki bentuk sediaan vial 5 ml berisi 10 dosis vaksin per vial. Stabil disimpan pada suhu dua hingga delapan deajat celcius. Pengemasan oleh Bio Farma tentunya lebih efektif,” tutupnya.

Program vaksin Covid-19 tahap dua akan dilangsungkan pada Rabu (17/2). Vaksinasi ini akan langsung di sasarkan pada 16,9 juta petugas publik dan 21,5 juta lansia. Dilakukan vaksinasi tahap kedua ini terfokuskan di Pulau Jawa hingga Bali.

Sumber : cnnindonesia.com

Tr : Efida Nur Awaliyah Editor : M. Lutfi Nst

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

7 Tips Mengerjakan Skripsi Agar Lulus Tepat Waktu

Teropongonline, Medan-Memulai skripsi dengan persiapan dapat menghasilkan skripsi