Kita Adalah Janji Yang Manis

Kita Adalah Janji Yang Manis

- in Dunia Sastra
81
0

Kita duduk dipelataran petang itu, 

Memandangi pohon satu dan dua,

Memerhatikan mekar tidaknya bunga 

Yang kutanam kemarin, berencana 

Memetik buah yang matang nanti untuk disantap,

Membicarakan kuasa penguasa yang minta dikasihani, 

Tentang kisah si ibu tua yang kehilangan anaknya,

 

Membicarakan tentang preman bertato 

Si penguasa pasar yang menangis 

Ditinggal istrinya kemarin lalu

Tak gelak gela tawa,

Ku mengadu lantas kau tersenyum malu

Tr : Nur Salsabila

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi