Si Pengharap

Si Pengharap

- in Dunia Sastra
244
0

Mata wanita tua itu menatapku teramat dalam
Mulutnya memang diam,
Namun matanya berbicara banyak hal padaku
Baju lusuh, kulit kusam, aroma tubuh tak sedap
Cukup menggambarkan banyak hal
Kali ini kuberanikan diri mendekatinya,
Sebab sering kali sudah aku melihatnya
Duduk diaspal berdebu itu
Ia bilang tak punya rumah
Anaknya juga pergi meninggalkannya
Lalu pandangannya sudah buram
Ia habiskan waktu duduk dijalanan
Berharap kebaikan dari orang sekeliling
Entah apa yang harus kukatakan
Aku terdiam, menyisihkan sebagian uangku untuknya
Lalu pergi..

Sumber foto: Pinterest

Tr : Clara Wirianda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

7 Tips Mengerjakan Skripsi Agar Lulus Tepat Waktu

Teropongonline, Medan-Memulai skripsi dengan persiapan dapat menghasilkan skripsi