Sarayu

Sarayu

- in Dunia Sastra
19
0

Dedaunan layu dan ranting patah pada sarayu dari pohonnya, menjadi sekutu dalam sepi.

Lagi lagi terdengar pelik kesunyian
dari dinding gemerlap malam yang
perlahan menikam, aku beranjak
dari dudukanku ku ucapkan
selamat tinggal pada temaram.

Aku selalu merindukan malam sebab ia teman karibku.

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Nafsu dan derita

Bumi menangis melihat manusia Hawa nafsu begitu menggebu