Puan Merindu Tuan

Puan Merindu Tuan

- in Dunia Sastra
81
0

Sedang ada dimana wahai tuan?
Bau tubuhmu masih membekas
menggelitik raga menuntut jumpa
Aku sang Puan bersimpuh di ujung senja
Menanti cahaya hingga fajar kembali

Sedang ada dimana wahai tuan?
Di tengah hutan, di pinggir lembah?
Lantunan sajak sang Puan bergema di seluruh penjuru
Bagaimana mungkin sukma sang tuan tak mendengar?
Sajak lara sang puan mendayu-dayu di udara
Perlahan remuk redam
Kepingan-kepingan melodi retak memudar
Mati ditelan gelap
Sementara sang tuan tak kunjung kembali ke peraduan

Tr : Yowana Fadhilah
Sumber foto : (Andre Jack) pinterest

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali