Nafsu dan derita

Nafsu dan derita

- in Dunia Sastra
19
0

Bumi menangis melihat manusia
Hawa nafsu begitu menggebu dijiwa
Seolah segalanya terasa berguna
Membuat rasa takut hilang begitusaja

Kini penyesalan yang tersisa
Memohon maaf seolah segalanya hilang
Luka yang kau coreng begitu sesak didada
Seolah hantaman pedang mengoyak dada

airmata tak dapat terbendung
Raga kini tak berdaya akan penyesalan
Hati kecil ku kini begitu sakit
Menahan rasa kecewa yang di terima

Kata-kata kasar terlontar dari bibirmu
Mengeluarkan beban yang tertanam
Namun apa daya…
Nasi susah menjadi bubur katanya

Kini diri tak dapat menerima kasih
Kasih yang kuterima kini lenyap
Keputusasaan, penderitaan, penyesalan
itulah yang tertinggal hingga hari tua.

Tr : Atikah Khoirunna

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sarayu

Dedaunan layu dan ranting patah pada sarayu dari