Malam Sepertiga

Malam Sepertiga

- in Dunia Sastra
33
0


waktu terbaik
Untuk bisa dekat dengan tuhan
Aku melihat resah tergeletak
Aku melihat ragu yang bertebaran
Aku mencari cari jawaban
Dari pertanyaan yang takpantas dijawab
Aku bilang, ini semua tidak masuk akal

Mereka percaya ketika dekat dengan sang pencipta lebih terasa tenang dan senang
Tapi jika mereka percaya
Kenapa masih saja berbuat dosa?
Apakah semesta akan selamanya menerima kehadirannya
Usailah sudah, batinku tidak semua hal dapat dipikir dengan logika
Riuh sesak dikepala, bunyi ucap saling sahut redamlah duka, pintaku

Teringat katamu kau akan menemukan jawaban ketika kau percaya dengan sang pencipta
Lekaslah tidur, gemerlap menghias jadi gelap dikelopak mata
Meski dalam setiap episode gelap hanya ada satu suara didalam kepala, MATI!.

Tr : Dede Prasetyo

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sarayu

Dedaunan layu dan ranting patah pada sarayu dari