Puisi

Puisi

- in Dunia Sastra
228
0

Ayah

Masih terasa hangat pelukanmu
Masih terngiang jelas wajahmu
Engkau yang selalu aku puja
Wahai pahlawan kehidupan keluarga

Tuhan sudah pisahkan kita didunia
Bagai sakit tiada penawar
Rinduku takkan terobati

Kau bagai senja yang indah
Senja yang selalu hadir di hari hariku
Yang selalu hadir setelah terik sang surya

Tapi kini…
Senja yang kubanggakan telah pergi…
Pergi menghasilkan kegelapan malam..

Semoga dikehadiran malam yang gelap
Diriku masih bisa menemukan bintang yang indah…

Ayah..
Aku rindu..

Tr : Muhammad Iqbal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sudut Pandang Mahasiswa Terhadap Privilege dari Good Looking

Teropongonline, Medan – Berpenampilan menarik saat ini kerap