Uang Rp1,6 Milyar Hilang, Ini Kata Kepala BPKAD Sumut

Uang Rp1,6 Milyar Hilang, Ini Kata Kepala BPKAD Sumut

- in kabar medan
223
0

Teropongonline, Medan- Uang senilai Rp.1. 672.985.500 hilang di dalam sebuah mobil Toyota Avanza BK 1875 ZC di parkiran pelataran Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan. P. Diponegoro, Senin 9 September 2019 kemarin sekira pukul 17.00 WIB.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Sumatera Utara, Raja Indra Saleh menjelaskan pada hari Senin 9 September 2019 lalu sekira pukul 14.00 WIB. Pembantu PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) Muhammad Aldi Budianto bersama dengan tenaga honorer BPKAD Indrawan Ginting sampai di Kantor Bank Sumut Cabang Utama, Jalan. Imam Bonjol. Sekitar pukul 14.47 WIB, dilakukan penarikan uang tunai sebesar Rp.1. 672.985.500.

Pukul 15.40 WIB, Aldi dan Indrawan sampai di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut dan meninggalkan uang tersebut di dalam mobil. Keduanya lalu masuk ke Kantor Gubernur Sumut untuk melaksanakan Salat Ashar dan absen pulang. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, saat Indrawan Ginting hendak pulang dan melihat uang tersebut sudah tidak ada lagi di dalam mobilnya.

Raja Indra Saleh, selaku Plt Kepala BPKAD Sumut menuturkan bahwa uang tersebut akan digunakan sebagai honor kegiatan TPAD (Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah) di lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

” Uang tersebut diambil tunai karena akan di distribusikan ke masing – masing OPD yang terkait kegiatan TPAD,” jelasnya saat memberikan keterangan pers.

Di samping itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan telah masuk laporan ke Polrestabes Medan.

” Iya benar, sudah masuk laporan dan saat ini kita masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya singkat.

Tr: Shasasanz

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Website Kursus Online Gratis Bersertifikat

Teropongonline, Medan-Kursus online semakin menjadi andalan untuk meningkatkan keahlian dan