Pojok Baca Kota Medan Bergerak Atasi Minat Baca Kaum Milenial

Pojok Baca Kota Medan Bergerak Atasi Minat Baca Kaum Milenial

- in kabar medan
316
0

Teropongonine, Medan-Komunitas pojok baca bergerak memberikan kesempatan bagi kaum muda untuk menuangkan kreatifitas mereka. Yulia Tri aditya selaku Humas Pojok Baca mengatakan, bahwa acaranya ini hadir karena sadar akan rendahnya minat membaca bagi kaum muda. Minggu, (08/09/19).

” Kita ingin menciptakan ruang publik untuk  peminat buku, peminat literasi dan anak anak yang ingin meningkatkan baca mereka,”katanya.

Terlebih harapannya agar komunitas pojok baca dapat menjadi sarana pengembangan kreatifitas oleh kaum muda, dan sebagai wadah dalam menyampaikan apresiasi dan aspirasinya.

” Pojok baca ini dapat menjadi tempat bagi anak -anak medan untuk bisa meningkatkan kreatifitas mereka dan juga bisa menjadi wadah bagi mereka untuk menyampaikan apresiasi serta aspirasinya terhadap literasi,”lanjutnya.

Ia juga menambahkan tujuan dari membaca yaitu menambah ilmu pengetahuan serta minat dalam membaca agar tidak buta aksara.

” Goals dari membaca ini adalah meningkatkan kesadaran membaca, minat terhadap buku, dan minat terhadap ilmu pengetahuan dan menghilangkan yang namanya buta aksara.” Tambahnya. 

Selain itu kepala museum perkebunan Indonesia Sri Hartini memberikan apresiasi dan mendukung penuh komunitas pojok baca beserta kegiatan-kegiatan yang dilakukan .

“Kami dari museum perkebunan Indonesia tentunya juga selalu suport pojok membaca untuk kegiatan-kegiatan yg akan datang,”ujarnya.

Sri hartini berharap kepada kaum muda agar selalu fokus dan bersemangat dalam menggapai cita-cita.

” Kita mulai hari sudah harus fokus, harus ikhlas, harus bersemangat, terimakasih horas.”harapnya. 

Tr: Iqbal putra suheri
Editor : Muhammad ryzki alhaj

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi