SKPI Sebuah Kewajiban Bagi Mahasiswa

SKPI Sebuah Kewajiban Bagi Mahasiswa

- in Kabar Kampus
946
0

Teropongonline, Medan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) menggelar kegiatan Sosialisasi mengenai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Perpajakan di Auditorium UMSU Jl. Kapten Muchar Basri No.3 Medan. Sabtu, (20/07/19) pagi.

Ketua Program Studi Manajemen Perpajakan Elizar Sinambela, SE., M.Si mengatakan bahwa Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) adalah kumpulan sertifikat mahasiswa yang memiliki kompetensi disegala bidang.

“SKPI ini merupakan kumpulan dari sertifikat atau pernyataan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi disegala bidang. Ini juga merupakan tuntutan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi mahasiwa yang harus memiliki minimal 24 surat kompetensi,”katanya.

Ia menambahkan bahwa SKPI diterapkan disamping tuntutan Akreditasi kampus, ini juga merupakan peraturan Menteri Ketenagakerjaaan yang kiranya menuntut seluruh mahasiswa yang lulus pada setiap Universitas harus berkompeten di setiap bidangnya.

“Pertama SKPI ini merupakan tuntutan dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan yang mengharuskan calon tenaga kerjanya agar berkompeten disetiap bidangnya. Selain itu juga SKPI merupakan tuntutan dari Akreditasi Kampus yang mengharuskan mahasiswa lulusan UMSU harus berkompeten,”tambah Elizar.

Disisi lain, Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ade Gunawan, S.E.,M.Si juga menjelaskan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) adalah sebuah keharusan karena Fakultas telah menerapkan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

“Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dibuat karena sejak tahun 2016 dan Fakultas sudah menerapkannya maka dengan itu mahasiswa di FEB UMSU wajib mematuhinya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan mahasiswa FEB akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada bulan Agustus mendatang, untuk kegiatan ini akan memakan waktu 30 sampai 40 hari dan hal ini sudah tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

” Setiap mahasiswa FEB dituntut mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) salama 30 sampai 40 hari pada bulan Agustus yang akan datang, hal ini sudah tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Ade.

Ade menambahkan selain pentingnya SKPI mahasiswa yang ingin Seminar Proposal (SEMPRO) harus menyelesaikan 4 tahap uji kompetensi yaitu uji kompetensi Al-Islam, uji kompetensi Kewirausahaan, uji kompetensi Bahasa, dan uji kompetensi Program Studi.

“Untuk mengikuti Seminar Proposal mahasiswa harus memenuhi syaratnya yaitu lulus dalam 4 uji kompetensi. Jika 4 uji kompetensi tidak terpenuhi mohon maaf, mahasiswa tidak bisa melakukan sidang Seminar Proposal,”tambahnya.

Reporter : Dwi Rizka Aryanti, Widya Mega Lestari

Editor : M. Ryzki Alhaj

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

PK IMM FEB UMSU Laksanakan DAD

Teropongonline, Medan-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)