Perhumas Medan Gelar Seminar Nasional, Generasi Muda Dituntut Siap Hadapi Tantangan Industri 4.0

Perhumas Medan Gelar Seminar Nasional, Generasi Muda Dituntut Siap Hadapi Tantangan Industri 4.0

- in kabar medan
439
0

Teropongonline, Medan – Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Muda Medan menggelar seminar nasional dengan tagline #PRDay3 atau Public Relation Day 3 bertajuk “How To Be Creative PR In Digital Era” pada Sabtu, (23/03/19) pagi. Acara ini dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro No.30 Kota Medan.

Hadir sebagai pemateri Wakil Gubernur Sumatera Utara/Creative Preneur Drs. H. Musa Rajekshah M.Hum atau diwakili oleh Harvina Zuhra, S.TP., M.Si, Wakil Ketua III Perhumas Boy Kelana Soebroto, Akademisi Dra. Dewi Kurniati M.Si. Ph.D dan hadir Ketua BPC Perhumas Medan Saurma MGP Siahaan M.I.Ikom, MIPR.

Ketua BPC PERHUMAS Medan, Saurma MGP Siahaan, menyatakan kegembiraannya atas kesuksesan PR Day 3 yang dihadiri 400 lebih peserta dari 10 kampus berbeda yang sudah MoU dengan BPC PERHUMAS Medan beberapa waktu lalu. PR Day 3 ini merupakan kelanjutan dari PR Day 1 dengan tema “Indonesia Bicara Baik” di Universitas Sari Mutiara Indonesia (USMI) dan PR Day 2 di UINSU dengan tajuk “Pilkada Yes”. Dan pada kesempatan ini PR Day 3, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai tuan rumah.

Dalam pelaksanaan seminar nasional, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck berhalangan hadir karena ada acara keluarga dan diwakili oleh Harvina Zuhra. Pada kesempatan tersebut, Harvina mengatakan dalam menghadapi era revolusi 4.0, rakyat Indonesia khususnya generasi muda harus menyiapkan diri. Dampak dari era revolusi 4.0 atau biasa disebut distruptive innovation pun katanya, akan mengakibatkan banyak rakyat kehilangan pekerjaan.

“Dampak dari distruptive innovation nantinya diperkirakan akan mengakibatkan banyaknya rakyat yang akan kehilangan pekerjaan karena tenaga manusia akan digantikan dengan teknologi baru yang menggunakan mesin tanpa jasa manusia. Sebab, untuk itu kita penting mempersiapkan diri untuk menghadapi disprutive innovation,” kata Humas Protokoler Pemprovsu.

Lebih lanjut, ia menambahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi era e-commerce yang sudah banyak bermunculan ini harus diiringi dengan terus berkreatifitas. Hervina juga menegaskan agar generasi muda harus siap dalam kondisi apapun untuk melalui zaman yang semakin canggih. “Kita harus mempersiapkan diri untuk era e-commerce yang sudah mulai memasuki Indonesia saat ini. Terus berkreatifitas, ciptakan sesuatu,” tegasnya.

Dalam berlangsungnya seminar nasional PR Day3 dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama antara Perhumas dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi yang diwakili oleh Saurma MGP Siahaan M.I.Ikom, MIPR selaku Ketua BPC Perhumas Medan bersama Dra. Dewi Kurniati M.Si. Ph.D selaku akademisi.

Terkait dengan tema seminar nasional PR Day 3, Boy Kelana Soebroto memaparkan betapa pentingnya mengetahui hal-hal yang mempengaruhi citra untuk meningkatkan personal branding. “Dengan mempublishing hal positif yang memotivasi akan menimbulkan branding yang baik untuk kita. Memposting hal positif akan mempengaruhi personal kita untuk terus berfikir kreatif,” ujar Wakil Ketua III Perhumas Indonesia.

Selain itu Boy juga menambahkan media sosial merupakan salah satu penunjang personal branding untuk menimbulkan citra baik pribadi. “Digital aset atau yang biasa kita sebut sosial media adalah salah satu penunjang personal branding kita,”tambah Head Corporate Comunication Astra Internasional itu. Walaupun begitu Boy juga mengingatkan harus berhati-hati dalam mempublish sesuatu dalam akun pribadi dan membuat konten menarik juga sangat penting untuk membangun personal branding.

“Seluruh digital aset harus kita optimalkan dengan baik, selain itu juga harus ada interaksi antar sesama pengguna karena saat ini sosial media tergantung dengan berapa banyak interaksi didalam akun kita. Dalam digital aset yang baik akan menghasilkan manfaat yang baik juga,” pungkas Boy saat menyampaikan paparan materinya.

Sama halnya dengan Dra. Dewi kurniati Msi. Ph.D, ia mengatakan untuk melampaui era digitalisasi ini harus mampu menguasai media digital. Hal tersebut guna untuk menciptakan peluang dan keuntungan bagi diri sendiri. “Untuk mensiasati tantangan di era digital ini kita harus bisa menguasi media digital yang nantinya akan berpeluang untuk menghasilkan uang apabila kita dapat mengelolah media sosial kita dengan baik,” katanya.

Era digitalisasi ini lanjut Dewi, merupakan kompetisi digital yang menghasilkan ketrampilan salah satunya dalam Perhumas yang mempromosikan pihak terkait. “Public relation adalah salah satu kampanye PR melalui media sosial yang digunakan pihak terkait,”ujarnya.

Reporter : Clara Wirianda

Editor : Fuad Saleh Madhy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Tersingkir di UCL, Barcelona Resmi Turun Kasta

Teropongonline, Medan-Barcelona dipastikan terdepak dari Liga Champions musim