Peran Aktivis Sangat Dibutuhkan Dalam Perubahan Masyarakat Tertinggal

Peran Aktivis Sangat Dibutuhkan Dalam Perubahan Masyarakat Tertinggal

- in Uncategorized
308
0
Peran Aktivis Sangat Dibutuhkan Dalam Perubahan Masyarakat Tertinggal


Teropongonline,Medan-Radiasi (Rabu Diskusi Anak Komunikasi) yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univetsitas Muhammadiyah Sumatera Utara (HMJ IKO FISIP UMSU) pada tiap minggunya kali ini menghadirkan pemateri handal Muhammad Irfan yang bergelut dibidang Aktivis Kemanusiaan dan Philantrophy. Diskusi ini bertajuk “How To Make Volunteer Comunication” ini berlangsung di Ruang Audio Visual Gedung FISIP UMSU Jl. Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan. Rabu siang, (20/03/19).

Pengalaman Muhammad Irfan yang telah berkecimpung didunia aktivis diharapkan materi yang akan disampaikannya mampu menginspirasi para mahasiswa Ilmu Komunikasi. Irfan menceritakan awal berdirinya konsep relawan yang mulai terbentuk sejak tahun 2014 dan terus berkembang hingga saat ini. Konsep relawan yang dilaksanakan pun katanya berbeda dengan Indonesia mengajar.

“Perbedaan kita dengan Indonesia mengajar adalah kegiatan Indonesia mengajar menekankan pada mengedukasi para siswa-siswi, sementara kegiatan sukarelawan yang mereka jalankan menekan pada kualitas guru,” ceritanya Irfan dihadapan puluhan peserta Radiasi.

Djalaluddin Pane Foundation merupakan salah satu inspirasi Irfan dan kawan-kawan menjadi sukarelawan kemudian menciptakan Foundation ini. “Ini bermula dari keinginan para sukarelawan untuk meningkatkan kualitas para pendidik di Labuhan Batu Selatan. Dimana kondisi disana teknologi yang sudah sampai, mereka belum mengerti bagaimana menggunakannya. Sehingga mereka menggunakannya tidak untuk hal-hal positif, karena itu timbul keinginan kita untuk membantu masyarakat yang ada disana,” jelasnya.

Menurut Irfan situasi di Labuhan Batu Selatan kurang memprioritaskan pendidikan apalagi mayoritas para orangtua adalah nelayan dan petani, selain itu tidak ada transportasi umum serta jarak sekolah yang cukup jauh. Maka dari itu, selaku aktivis kemanusiaan Irfan dan kawan-kawan terinspirasi juga dan sedang mengkampanyekan Si Cebol (Donasi Celengan Botol) yang berguna untuk kepedulian sesama.

“Saat ini kami sedang kampanye Si Cebol (Donasi Celengan Botol). Si Cebol diharapkan lahir sebagai Crown Founding lokal asli Medan yang mampu banyak menghimpun banyak kepedulian serta menebarkan manfaat seluas luasnya,”pungkasnya.

Foundation ini mendasarkan untuk membangun pendidikan di tempat- tempat terpencil dan diasingkan. Dalam Djalalludin Pane Foundation terbagi menjadi dua bagian. “Skuad relawan sendiri terbagi menjadi dua bagian yang pertama program skuad dan kedua kemitraan squad yang dimana mendukung berjalannya kegiatan ini satu sama lain,”tambahnya.

Lebih lanjut, Irfan mengatakan kegiatan sukarelawan ini membutuhkan komunikasi yang berkesinambungan dalam menjalankannya. Tak tanggung-tanggung, untuk menjalankan Foundation ini kata Irfan mengeluarkan pendanaan sekitar 1 Milyar. “Kami membutuhkan pendanaan dalam setahun sekitar 1 Milyar, yang dihasilkan dari dana hasil kerjasama dengan perusahaan,” kata Irfan yang juga alumni mahasiwa Ilmu Komunikasi FISIP UMSU.

Dalam diskusi tersebut salah satu peserta diskusi Surya Rizky menanyakan perihal peran relawan dalam meningkatkan literasi. Pertanyaan ini didasari karena relawan Djalalludin Pane Foundation bergerak dalam memberikan edukasi khususnya bagi pendidik-pendidik ditempat tertinggal yaitu di Labuhan Batu Selatan.

Menjawab pertanyaan salah satu peserta Surya, bahwa kata Irfan setiap orang pun dapat berperan dalam meningkatkan literasi, bahkan bisa dari diri kita sendiri misalnya dari publishing berupa tulisan-tulisan di sosial media. “Misalnya HMJ IKO, agar dapat dibaca oleh para pengikut sosial media mereka setiap orang dapat berperan dalam meningkatkan literasi, lalu nantinya bisa diabadikan dalam bentuk sebuah buku. Sehingga setiap orang dapat berperan meningkatkan literasi,” jawab aktivis kemanusiaan ini.

Reporter : Clara Wirianda
Editor : Fuad Saleh Madhy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Mahasiswa Langgar Aturan Merokok di Kampus

Teropongonline, Medan-Terlihat dua orang mahasiswa yang sedang merokok