PK IMM FAPERTA UMSU Kenalkan Metode Ruqyah Lewat Kajian Rutin Bulanan

PK IMM FAPERTA UMSU Kenalkan Metode Ruqyah Lewat Kajian Rutin Bulanan

- in Kabar Kampus
332
0
Kajian Bulanan yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (PK IMM Faperta UMSU) gelar kajian rutin bulanan bersama bertajuk, “Ruqyah Syar’i”, pada Jumat sore, (22/02/19). Kajian ini dilaksanakan di Masjid Taqwa Jl. Muchtar Basri No.3, Medan.

Kajian ini memang diadakan selama sebulan sekali oleh PK IMM Faperta UMSU tentunya dengan tema yang berbeda. Adapun pemateri yang mereka undang dalam kajian rutin kali ini yaitu Ustadz Muhammad Anwar Sani dari Yayasan Rehab Hati yang berada di Jl. Marelan I Pasar IV, Medan Barat. Ustadz ini sudah lama berdakwah di Batam selama 11 tahun sedangkan di Medan ia masih menetap selama tujuh bulan.

Dalam paparan materinya Ustadz Muhammad Anwar Sani menjelaskan bahwa ruqyah sudah ada sebelum Nabi Muhammad Saw berada. Ruqyah yang dianjurkan oleh baginda Rasulullah SAW adalah ruqyah syar’i bukan syirikiah. “Ruqiah syar’ia meliputi bacaan Al-Qur’an, doa Rasulullah dan dzikir yang beliau ajarkan sedangkan ruqyah syirikiah adalah bisikan atau jampi-jampi yang dilakukan oleh dukun, orang pintar, maupun paranormal,”jelasnya.

Ia juga mengajarkan tata cara bagaimana menjalani ruqyah yang benar. “Ya pertama menggabungkan kedua telapak tangan lalu membaca surat Al-Fatihah, Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlas, serta ayat kursi. Kemudian sapukan dari wajah hingga ke ujung jari jari kaki,” ujarnya.

Ruqyah merupakan salah satu metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan, bisa juga sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan ganguan jin. “Sulit khusyuk ketika sholat, malas ibadah, giat maksiat, sesak ketika membaca al-qur’an, suka menghayal dan menyendiri, indigo, hiperaktif ini adalah beberapa indikasi ganguan jin maupun sihir,”katanya.

Beberapa dalil Al-Qur’an mengenai ruqyah syar’i katanya terdapat pada surat Yunus ayat 57, Fushshilat ayat 44 dan Al-Isra ayat 82. “Dan kami turunkan Al-Qur’an sebagai obat dan penawar bagi orang beriman dan Quran tidaklah menambah kepada orang orang yang zalim selain kerugian,”paparnya.

Rerporter : Rizky

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Website Kursus Online Gratis Bersertifikat

Teropongonline, Medan-Kursus online semakin menjadi andalan untuk meningkatkan keahlian dan