Gelar Seminar Literasi Media, HMJ IKO UMSU Ajak Ratusan Peserta Pahami Berita Online

Gelar Seminar Literasi Media, HMJ IKO UMSU Ajak Ratusan Peserta Pahami Berita Online

- in Kabar Kampus
480
0
Gelar Seminar Literasi Media, HMJ IKO FISIP UMSU Ajak Ratusan Peserta Pahami Berita Online


Teropongonline,Medan-Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (HMJ IKO) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) mengadakan Seminar Literasi Media bertajuk, “Peran dan Dampak Media Online Terhadap Citra Kota Medan”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Komunikasi Informasi (Kominfo) Sumut, Jl.Hm.Said No 27 Medan. Sabtu, (16/02/19).

Selaku ketua umum HMJ IKO Muhammad Rinaldi Pulungan mengajak ratusan peserta yang hadir di seminar ini agar kedepannya lebih paham dan lebih cerdas memfilter berita dari media online.

“Untuk seluruh peserta saya harap telah paham terhadap wajah media online Kota Medan. Jangan takut melaporkan kesalahan apa yang telah diperbuat oleh media online, karena itu merupakan wewenang Kementerian Komunikasi informasi seperti apa yang telah diucapkan oleh pak Dedi Irawan tadi,”ujarnya dihadapan ratusan peserta.

Kemudian katanya, seminar ini merupakan salah satu pogram kerja (progja) HMJ IKO yang mesti direalisasikan. “Acara ini progja dari bidang akademik HMJ IKO yang gunanya untuk memberikan wawasan dan mencerdaskan serta menambah wawasan literasi kawan-kawan mahasiswa. Jadi disini HMJ IKO memfasilitasi,”papar Ketua.

Aldi sapaan akrabnya juga berterimakasih kepada anggotanya terkhusus angkatan 007 karena dapat menjalankan kegiatan seminar ini dengan lancar dan baik. “Untuk angkatan 007 (angkatan termuda) terlibat penuh dalam kegiatan. Jadi, ini merupakan kegiatan pertama mereka, setelah mereka masuk HMJ. Alhamdulillah mereka berhasil menjalankan kegiatan ini sesuai ekspektasi yang saya canangkan. Saya pribadi bangga buat kawan-kawan 007,” ketus Aldi dengan bangga.

Sama halnya dengan ketua panitia Agung Eka Putra yang juga bagian dari HMJ IKO, ia mengatakan diadakannya seminar ini agar mahasiswa/i dapat lebih paham akan media mana yang harusnya dijadikan corong informasi.

“Goals dari acara ini adalah agar peserta bisa memilih mana berita yang good news dan bad news. Jadi kita bisa menyikapi mana media online yang harus kita ikuti dan yang tidak baik kita ikuti,” jelas Agung.

Selain itu, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat Kota Medan yang dengan mudahnya mengirim video kriminal ataupun video negatif lainnya ke sosial media yang tidak dapat bertanggungjawab akan hal itu. “Sekarang itu orang bangga mengirim video kepada akun media online dan di repost tanpa berfikir bahwa video yang dia kirim itu akan berdampak buruk terhadap citra Kota Medan,” lanjut pria berkacamata ini.

Senada dengan Agung, salah satu peserta seminar Vika Widia yang merupakan mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mengatakan sangat menyayangkan bahwa yang menimbulkan citra buruk Kota Medan itu warganya sendiri.

“Kita banyak tahu berita-berita yang beredar disosial media itu kebanyakan membuat citra Kota Medan itu buruk. Kita sebagai anak harus meredam yang buruk itu dan membuat citra Kota Medan menjadi lebih baik lagi. Caranya yaitu dengan mempromosikan Kota Medan harus lebih baik lagi,” katanya dengan jelas.

Lebih dari itu, Vika juga menaruh harapan besar kepada HMJ IKO UMSU untuk terus mengadakan seminar yang mendidik seperti ini. Hal tersebut katanya, agar masyarakat Kota Medan yang tadinya belum tahu jadi tahu dan menjadi tercerdaskan.

Dalam acara ini, HMJ Iko mengundang empat pembicara sebagai pengisi materi. Diantaranya Dedi Irawan ST,M.ENG selaku Kabid TIK Diskominfo, Drs.Agus Suriyono selaku Kepala Dinas Pariwisata Medan, Wahyuni selaku praktisi Jurnalis (AJI) dan Ade selaku Praktisi Media Online serta Nirwansyah Putra, S.Sos., M.Sos. sebagai moderator acara ini.

Reporter : Nanda, Irfan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi