Videografi Jurnalisme Topik Pertemuan ke-3 Pelatihan Jurnalistik Singkat LKBN Antara Biro Sumut

Videografi Jurnalisme Topik Pertemuan ke-3 Pelatihan Jurnalistik Singkat LKBN Antara Biro Sumut

- in Kabar Kampus
303
0

Teropongonline, Medan – Videografi jurnalisme memang sudah tidak asing lagi bagi semua khalayak ramai. Tidak lengkap rasanya kalau berita tidak dibarengi dengan sebuah video. Peserta pelatihan jurnalistik singkat diberi pemaparan materi seputar video jurnalistik oleh pewarta Antara Doni Aditra. Selasa, (22/01/19).

Pelatihan singkat ini Doni menyampaikan beberapa tata cara pengambilan video jurnalis di Antara selain itu ia juga menjelaskan format berita pada berita tv. “Format berita tv pertama Reader mungkin pernah kawan kawan lihat di tv berita. Lalu Voice Over (vo), Voice Over-Grafik, Voice Over-Sound on Tape, Sound On Tape, Live on Tape, Live by Phone dan lain-lain esuai permintaan dari produser ataupun situasi lapangan sang reporter,”jelas Doni.

Ia juga menambahkan tata cara teknik dalam wawancara dan dalam pengambilan berita tv. Berawal dari posisi narasumber saat live on cam, hingga membahas komposisi dan style dalam setiap kantor berita tv yang berbeda berbeda. “Dalam kantor berita tv dan beberapa tv berita juga mempunyai style yang berbeda-beda dalam komposis pengambilan berita tv,” tambahnya saat menyampaikan materi di Kantor Berita Antara Biro Sumut Jl. Raden Saleh No 5 Medan.

Selain itu Doni mengingatkan dalam teknik pengambilan gambar juga menentukan wide, medium, atau close. “Ketentuan pengambilan gambar ini juga mempunyai makna bukan sembarangan mengambil teknik pengambilan gambar,” pungkas Doni selaku pemateri pelatihan singkat pada pertemuan ketiga.

Menurutnya, teknik pengambilan gambar dibutuhkan point of interest agar visualisasi dalam berita tv lebih dipahami masyarakat. “Pengambilan gambar juga harus mengambil point of interest gambar tersebut, agar dapat dimengerti dan juga menarik,”ujarnya

Point of interest masing-masing pengambilan gambar disesuaikan dengan blocking point of interest dalam gambar. “Jarang sekali ya kantor berita tv memilih point of interest. Terkadang mereka lebih sering disamping atau sesuai dengan blocking dalam pengambilan gambar,”tutupnya.

Reporter : Clara Wirianda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali