Adek Berry, Jurnalis Foto Wanita Nomor Wahid di Kota Medan

Adek Berry, Jurnalis Foto Wanita Nomor Wahid di Kota Medan

- in Kabar Kampus
332
0

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan mengadakan sosialisasi diskusi dan berbagi dengan tema “Duduk, ngopi dan berbagi bersama Adek Berry tentang pengalaman seputar foto jurnalistik dikawasan konflik dan bencana”. Acara ini berlangsung di nine cafe, Jalan. Perjuangan, Setiabudi Medan Jum’at (18/01/2019).

Dirinya mengatakan awal mula ia jatuh cinta kepada dunia fotografi jurnalistik berawal dari kamera Yashica FX 3 pemberian kakaknya. Mulai dari belajar otodidak, sampai Adek akhirnya ikut ke dalam sebuah klub fotografi dan sering mengikuti apa saja tentang dunia fotografi.

Ketika tiba masanya untuk lebih serius lagi mempertimbangkan masa depan, Adek sempat merasa kebingungan. Ia kemudian mantap untuk masuk ke jurusan dokter gigi, namun tidak sampai satu semester.

Salah satu alasan ia tidak mau melanjutkan kuliah karena harus memakai rok. “Aku memang sulit pakai rok dari dulu, sedangkan sistem di fakultas kedokteran gigi mewajibkan mahasiswinya harus pakai rok,” ujarnya.

Adek juga sempat berpindah jurusan ke jurusan pertanian. Namun, hati dan takdir menunjukkannya untuk berkecimpung dalam dunia fotografi jurnalistik. Pertama kali menjadi reporter di majalah tiras hingga kini Adek menjadi fotografer jurnalistik di Kantor Berita AFP (Agence France Presse)

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan Rahmad Suryadi mengatakan sejauh ini belum ada fotografer wanita di Kota Medan yang prestasinya setara atau bahkan melebihi Adek Berry. ia berharap kedepannnya agar ada fotografer wanita yang memiliki prestasi sama atau lebih dari Adek Berry.

“Di Medan ini gak ada jurnalis foto cewek yang berprestasi seperti Adek Berry. jadi ya kalau bisa ada dan kita siap support kok dari organisasi Pewarta Foto Medan kami siap support, nanti kami bantu untuk bisa publish ke luar negeri ataupun nasional”. Kata Rahmad

Renald Tantawi Siregar, salah satu peserta diskusi mengatakan bahwa banyak manfaat yang dirinya dapat dengan mengikuti ini.ia merasa pengetahuannya seputar dunia fotografi jurnalistik menjadi semakin bertambah.

“Syukur Alhamdulillah, sama seperti peserta lain pasti rasanya senang bercampur bahagia karena disini PFI benar-benar organisasi berasa keluarga, saya dapat ilmu dari sini seputar jurnalistik.”tuturnya.

Reporter : Kusnadila Anandari, Muhammad Irfan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Website Kursus Online Gratis Bersertifikat

Teropongonline, Medan-Kursus online semakin menjadi andalan untuk meningkatkan keahlian dan