Berwirausaha Jambu Madu, Kini Chandra Petik Keuntungan Manis Tiap Bulannya

Berwirausaha Jambu Madu, Kini Chandra Petik Keuntungan Manis Tiap Bulannya

- in Artikel, Kabar Kampus
413
0

Teropongonline, Medan – Usia tak membatasi kesuksesan seseorang dalam hidup ini. Chandra Pranata Tarigan misalnya, Pria yang melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini menggeluti sebuah usaha jambu madu.

Usaha yang dirintis dari tahun 2013 lalu ini sudah dapat menghasilkan keuntungan 15 sampai 20 juta perbulan. Seperti kata pepatah yang berbunyi “ Usaha tak akan mengkhianati hasil” . Awalnya Chandra hanya iseng  dalam menjalankan bisnis ini. Bermodalkan dua bibit jambu yang didapat dari saudaranya di kampung, Chandra mulai melihat sebuah peluang usaha yang cukup baik.

“Semula hanya ingin menanamnya saja hingga tumbuhlah dua pokok, nah pas masuk kuliah saya memikirkan peluang yang baik bagi jambu madu sendiri, saya mengembangkan jambu madu dari yang dua pohon menjadi sepuluh dengan cara pencangkokan. Kemudian saya coba menjual buahnya dan tenyata banyak yang meminati, jadi hingga sekarang pohonnya sendiri mencapai dua ratus lebih pohon,” ceritanya.

Lahan  yang hanya seluas ½ hektar kini Chandra mampu menanam ratusan pohon jambu madu yang telah ia cangkok sebelumnya. Tak hanya jambu, sebelumnya ia juga mencoba menanam beberapa jenis tanaman lainnya sepeti timun dan kacang. Namun hasilnya tidak memuaskan sehingga Chandra lebih memilih fokus kepada jambu madu yang sekarang digelutinya.

“Jenis-jenis jambu madu yang sekarang saya tanam ada empat jenis yaitu jambu madu merah, jambu madu hijau, jambu madu king dan jambu madu jincalo. Nah jambu madu jincalo ini yang paling banyak buahnya, dalam satu pohon bisa menghasilkan hingga 200 kg,” ujar Pria kelahiran tahun 1995 ini.

Chandra mendistribusikan jambu madunya ke beberapa tempat seperti swalayan dan tak jarang juga ia mendistribusikan sampai keluar kota. Meski penghasilan jambu madunya cukup besar, namun Chandra juga menghadapi beberapa tantangan seperti hama dan pencuri. “ Hambatan yang paling sulit diatasi adalah maling dan setelahnya hama bahkan sampai mengakibatkan gagal panen yang dikarenakan kelamaan penyemprotan,” tuturnya.

Meskipun begitu Chandra tetap antusias dengan usaha yang di gelutinya. Dia juga berharap usahanya akan terus berjalan dengan baik ke depannya, ia juga menyampaikan sebuah motivasi untuk seluruh mahasiswa UMSU agar segera memulai usaha, karena kalau bisa sukses di usia muda kenapa harus menunggu di usia senja.

Oleh : Fuad Saleh Madhy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antrean Kapal Pengangkut di Singapura Pemicu BBM Langka di Sumut

Teropongonline, Medan-“Masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan yang terjadi