Dianggap Lumrah , Ini Lima Jenis Pelecehan Seksual yang Sering Terjadi di Masyarakat

Dianggap Lumrah , Ini Lima Jenis Pelecehan Seksual yang Sering Terjadi di Masyarakat

- in Artikel
484
0

Teropongonline, Medan – Pelecehan Seksual bukan semata tentang seks, dan bukan hanya dilakukan oleh laki-laki terhadap wanita , tetapi bisa juga sebaliknya. beberapa jenis tindak pelecehan seksual dibawah ini  terkesan sepele dan sering dianggap lumrah , beberapa wanita yang menjadi korban bahkan sering merasa masa bodoh dan menggangap itu hanya lah guyonan semata dari pelaku, dan lebih buruknya pelaku dengan terang-terangan menunjukkan ketertarikan secara seksual dan keinginan untuk romantis.

Berikut beberapa tindakan remeh yang termasuk bentuk Pelecehan seksual yang dikutip brilio.net, Kamis  (06/12) :

1. Main Mata

Pelecehan seksual pertama yang dianggap sepele adalah main mata, tindakan ini dianggap sepele karena kita merasa “Hanya main mata tidak sampai menyentuh” , hati-hati ya sobat pongpong , kalau dibiarkan, hal – hal yang tidak diinginkan akan terjadi.

2. Siulan

Ini dia , Sebagian dari sobat pongpong pasti pernah mengalami disiulin cowok-cowok gak jelas , seperti main mata, siulan nakal juga jangan dianggap sepele lagi ya.

3. Komentar yang berkonotasi seks.

Sering terjadi nih, pelaku dengan sengaja mengomentari bentuk tubuh yang menyinggung ke arah seks, ini wajib dihindari, kalau sudah seperti ini sobat , jangan ragu untuk segera melapor atau menceritakan hal buruk kepada sahabat terdekat kita.

4. Humor porno.

Walaupun hanya sekeda candaan , tetapi harus tau batasan sobat. cintailah humor-humor yang sehat, jangan mau diajak becanda seperti itu , langsung tegur saja, atau kalau perlu tinggalkan.

5. Cubitan atau Colekan

Terkesan sangat sepele , cubitan atau colekan terlalu sering dilakukan dan terlihat didepan mata.  jangan sampai bagian sensitif sobat dapat colekan dari orang-orang yang tidak dikenal, jaga diri ya sobat pongpong.

Oleh : Nofia Rizki Sitorus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kritik Pemerintah, Memang Boleh?

Teropongonline, Medan-Sejumlah aktivis dan kelompok masyarakat menanggapi sini