Suara Mahasiswa Suara Rakyat

Suara Mahasiswa Suara Rakyat

- in Opini
1129
0

Teropongonline, Medan РSebagai mana yang kita tahu, mahasiswa mempunyai peranan yang sangat penting di dalam masyarakat. Mahasiswa mempunyai kelebihan dan kedudukan yang sedikit lebih tinggi dari masyarakat. Karena mempunyai  berbagai potensi dan kesempatan yang dimiliki oleh mahasiswa, tidak sepantasnya bila mahasiswa hanya mementingkan kebutuhan dirinya sendiri tanpa memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negaranya. Mahasiswa memiliki tempat tersendiri di lingkungan masyarakat, namun bukan berarti memisahkan diri dari masyarakat.

Mahasiswa merupakan sebuah agen dari suatu perubahan atau sering kita sebut dengan agent of change. Itu berarti saat negara sedang berada dalam sebuah kondisi yang buruk atau kondisi dimana pemerintahan tidak lagi stabil, maka mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan bagaimana semestinya tujuan negara itu sendiri. Dengan demikian disinilah terjadinya pengharapan bahwa mahasiswa bisa menggunakan disiplin ilmunya dalam membantu pembangunan indonesia untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Semakin hari kita semakin tahu bahwa negeri ini sudah tidak lagi mengedepankan yang namanya kebebasan berpendapat. Suara rakyat tidak lagi pernah di dengar oleh para penjabat, keluh kesah masyarakat dan semua aspirasi mereka dipaksa untuk dikubur dalam-dalam karena tidak ada yang mau mendengarkan mereka. Nah, disaat seperti inilah mahasiswa dibutuhkan. Fungsi mahasiswa salah satunya, selain untuk membangun negeri dan menjadi pemuda Indonesia yang kreatif dan inovatif, mahasiswa juga berfungsi sebagai penyambung suara rakyat.

Banyak sekali mahasiswa yang melakukan aksi dan demo. Kita ambil saja contoh tentang kenaikan BBM. Banyak mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan gedung DPR demi menyalurkan aspirasi rakyat. Demo atau aksi tidak akan berakhir dengan kerusuhan jika suara mahasiswa mewakili suara rakyat di dengar dan ditindak lanjuti.  Mungkin ini sudah sering terjadi dan bisa kita lihat di dalam kehidupan sehari-hari. Aksi dan demo yang sering dilakukan oleh mahasiswa bukanlah suatu perbuatan yang tanpa sebab. Mereka melakukan itu karena ingin menyambung suara rakyat yang tertahan agar di dengar oleh para petinggi-pentinggi negeri yang bersembunyi di balik meja kerja mereka.

Selain demo dan aksi yang sering berakhir dengan kerusuhan hingga memakan korban jiwa, mungkin cara lain untuk menyampaikan aspirasi rakyat adalah dengan membuat sebuah karya yang berisi tentang kritikan atas kinerja pemerintah. Mahasiswa yang identik dengan sumber ide-ide kreatif bisa membuat sebuah karya berupa video, tulisan, foto, atau bahkan gambar yang berisi tentang keluh kesah masyarakat atau kritikan terhadap pemerintah yang sudah menaruh rasa tak peduli pada rakyatnya. Secara halus, dari karya-karya tersebut itulah kita bisa menyampaikan aspirasi masyarakat. Jika demo dan aksi sudah tak lagi di dengar, bukan berarti mahasiswa berhenti sampai disitu saja untuk menyalurkan aspirasi rakyat. Dengan membuat sebuah karya berbentuk video, tulisan, foto atau gambar dengan isi fenomena-fenomena yang terjadi seperti sekarang ini, itu sudah membuktikan bahwa mahasiswa sudah menjalankan fungsinya.

Suara mahasiswa adalah suara rakyat. Apa yang disampaikan oleh mahasiswa baik itu dalam bentuk aksi, demo, atau karya-karya yang berupa kritikan, itu adalah sebuah cara bagaimana semua keluh kesah yang dirasakan oleh rakyat tersampaikan kepada pemerintah melalui mahasiswa

Jadi, oleh karena itu peran mahasiswa sebagai penyambung suara rakyat sangat dibutuhkan untuk sekarang ini. Jika suara mahasiswa bungkam, lantas kemana masyarakat akan mengadu keresahannya terhadap pemerintahan?

HIDUP MAHASISWA!!

Oleh : Wika Anggraini , Mahasiswa Semester III Fisip Umsu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

“Hati-Hati di Jalan” Warnai Playlist Warganet Saat Ini

Teropongonline, Medan- Penyanyi tanah air Indonesia, Tulus kembali