Terus Berbenah , Tim Pertamanan Umsu Rawat Tanaman Setiap Hari

Terus Berbenah , Tim Pertamanan Umsu Rawat Tanaman Setiap Hari

- in Kabar Kampus
1890
0
Tim Pertamanan Umsu Sedang menanam Tanaman Twister

Tim pertamanan UMSU bersama-sama sedang melakukan peletakan tanaman pucuk merah twister di areal taman baru bekas lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dulunya. Sabtu, (24/11/18).

Tim pertamanan memiliki andil besar dalam pengelolaan taman di UMSU. Baik itu membuat konsep rancangan taman, menanam hingga merawat tanaman setiap harinya. Tim ini beranggotakan mahasiswa-mahasiswa Fakultas Pertanian UMSU jurusan Agribisnis, dengan kreativitas dan sentuhan tangan mereka taman dapat terawat dengan baik.

Mereka dibawah naungan Koordinator Rumah Tangga dan Inventaris UMSU Aswin Bancin S.E., M.Pd. Tim ini sudah dibentuk sejak dua tahun terakhir yang dimana bertugas sebagai penghijauan di areal kampus. Dan baru-baru ini di areal bekas lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berbatasan dengan parit digusur oleh Pemko Medan, dijadikan sebagai taman menjadi job baru mereka.

Selaku pelaksana teknis pertamanan UMSU yang juga Dosen Fakultas Pertanian Akbar Habib, S.P., M.P mengatakan kalau pembangunan taman ini sudah cukup lama direncakanan. Seperti wacana apabila ini nantinya digusur.

“Ya ini sudah lama kita rencanakan, tetapi masih wacana saja dulu kalau seandainya ini digusur. Setelah digusur kita gerak cepat dengan membuat desain yang dibantu mahasiswa FISIP tapi untuk rancangannya tim pertamanan yang merembukkannya bersama,”ujar Akbar.

Adapun katanya, ada sembilan jenis bunga yang mereka tanam ditaman tersebut. Seperti halnya: serut bonsai, pucuk merah twister, pucuk merah keriting, cemara udang, bale angin, krokot merah, rumput varigata, lilly paris, dan khalifa. Dan nantinya juga ada bunga lain tambahan yang akan diletak untuk menghiasi bacaan lis tulisan UMSU.

Selain itu juga melihat taman baru tersebut berada di areal luar kampus (sebelah jalan raya), tentu jelas Akbar kami melakukan pengawasan khusus untuk mengawasi taman. Kru teropong mendapat informasi bahwa ada tanaman yang cukup mahal seharga 2 juta rupiah.

“Dengan tanaman kita yang cukup mahal ini, pihak UMSU melakukan pengawasan khusus. Dimana sudah dipasang CCTV untuk merekam apabila ada aksi kejahatan dan juga satpam yang selalu berjaga. Untuk perawatan kita lakukan setiap hari agar tanaman terus tumbuh dan berkembang,”jelasnya.

Dengan meningkatnya jumlah taman yang ada di UMSU ia berharap daya tarik masyarakat semakin meningkat. “Satu-satunya pengelolaan taman yang cukup baik di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sumatera Utara ya kita, semoga dengan ini akan menambah daya tarik masyarakat terhadap UMSU. Tentu juga lingkungan akan semakin asri, ini juga sebagai bentuk sumbangsih UMSU kepada masyarakat sekitar, jadi kalau dia ngelirik ke kiri maupun ke kanan dapat menyejukkan mata dan merasa wah,”harapnya.

Reporter : Fuad Saleh Madhy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Are there courses that focus on specific types of survival gear and equipment

Yes, there are courses that focus on specific